5 Mitos tentang Jerawat yang Harus Kamu Ketahui Faktanya

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita mengoles obat jerawat. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita mengoles obat jerawat. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Jerawat dapat menyerang siapa saja dan pada usia berapa saja. Ketika kelenjar sebaceous kulit menghasilkan sebum ekstra, maka akan terakumulasi di pori-pori dan yang menimbulkan jerawat.

    Baca juga: 4 Aturan Perawatan Kulit yang Rentan Berjerawat

    Biasanya jerawat paling sering terjadi selama masa remaja. Meski paling umum di kalangan remaja, jerawat juga bisa terjadi di kalangan wanita di usia 20-an dan 30-an. Ada mitos-mitos tertentu seputar masalah perawatan kulit umum ini yang memang dapat menyebabkan kerusakan lebih pada kulit jika tidak dibersihkan. Mengutip laman Boldsky, berikut mitos dan fakta tentang jerawat yang perlu kamu ketahui.

    #1. Mitos: Jerawat karena faktor kebersihan
    Fakta: Tentu saja jerawat disebabkan ketika pori-pori tersumbat. Tapi pori-pori ini tidak terakumulasi dengan kotoran dari luar tetapi dengan ekstra sebum yang dihasilkan pada kulit. Sebab itu, mencuci wajah terlalu sering agar tetap bersih dan higienis tidak dapat mencegah jerawat. Justru mencuci wajah terlalu sering, dapat membuat kulit kering, sehingga menyebabkan lebih banyak sekresi sebum pada kulit. Pada akhirnya akan menimbulkan lebih banyak jerawat.

    ADVERTISEMENT

    #2. Mitos: Jerawat tidak membutuhkan bantuan medis
    Fakta: Ini adalah sesuatu yang harus kita sadari. Jerawat yang normal dapat diobati melalui pengobatan rumahan tetapi jerawat yang parah membutuhkan bantuan medis. Jika tidak diobati pada waktunya, ini dapat menyebabkan masalah kulit yang parah termasuk gatal, pendarahan, dan lainnya. Bahkan jerawat dapat mempengaruhi kesehatan mental, seperti kecemasan dan kurang percaya diri.

    #3. Mitos: Terlalu sering menggunakan pakai makeup, sebabkan jerawat
    Fakta: Makeup tidak dapat menyebabkan jerawat. Tapi jika tidak merawat kulit setelah memakaiya, maka itu mungkin menyebabkan jerawat. Menggunakan produk makeup yang telah melewati tanggal kadaluwarsa, tidak membersihkannya setiap kali setelah memakainya, dan lainnya dapat menyebabkan jerawat dan bukan dengan aplikasi makeup sendiri.

    #4. Mitos: Memencet jerawat dapat membersihkan seluruhnya
    Fakta: Kita semua tergoda untuk memencetnya untuk membersihkan jerawat. Tapi hal itu justru memperburuk situasi. Misalnya kulit akan meradang, dan dapat menyebabkan lebih banyak jerawat.

    #5. Mitos: Sinar matahari dapat mengurangi jerawat
    Fakta: Jerawat terkait dengan peradangan dan ada kemungkinan bahwa paparan sinar matahari dapat mengurangi peradangan. Tapi tunggu itu hanya untuk sementara waktu. Paparan sinar matahari berlebihan dapat memecah kolagen yang bermanfaat untuk kulit. Kekurangan kolagen dapat menyebabkan jerawat.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.