Ani Yudhoyono Koleksi Kain Tradisional, Ada Sejarahnya

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua foto yang diunggah Ani Yudhoyono ke akun Instagram-nya dengan judul 'Datang Tampak Muka' (kiri) dan 'Pergi Tampak Punggung'. Instagram.com

    Dua foto yang diunggah Ani Yudhoyono ke akun Instagram-nya dengan judul 'Datang Tampak Muka' (kiri) dan 'Pergi Tampak Punggung'. Instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kristiani Herrawati atau dikenal dengan nama Ani Yudhoyono adalah istri dari Presiden Indonesia yang keenam, Susilo Bambang Yudhoyono. Wanita 66 tahun ini menjadi Ibu Negara Republik Indonesia selama 10 tahun, di mana dia mendapat kesempatan untuk mengunjungi berbagai daerah.

    Baca: Tips Merawat Kain Tradisional Agar Tidak Rusak dari Ani Yudhoyono

    Ani Yudhoyono mengoleksi kain tradisional dari setiap daerah yang dia kunjungi. Ternyata, kebiasaan tersebut adalah suatu hal yang sudah dilakukan sejak remaja. Kedua orang tua Ani Yudhoyono, Sarwo Edhie Wibowo dan Sunarti Sri Hadiyah telah memperkenalkan dia pada kain tradisional sejak kecil. Sunarti Sri Hadiyah juga suka memakai kain tradisional untuk aktivitas sehari-hari.

    "Ibu saya seorang istri TNI. Kemudian dia menjadi istri duta besar dan memperkenalkan budaya Indonesia ini ke luar negeri, termasuk kain," kata Ani Yudhoyono di Mal Pacific Place, Jakarta Pusat. Ani Yodhoyono bersyukur bisa mencontoh ibunya.

    ADVERTISEMENT

    Ani Yudhoyono dan kain tenun. Astari/TEMPO

    Dia memperkenalkan kain tradisional dari setiap daerah ke wilayah Nusantara dan ke luar negeri, termasuk dalam keluarganya sendiri. Ani Yudhoyono menjelaskan saat suaminya memiliki acara internasional, dia kerap memberikan kain tradisional sebagai hadiah untuk para tamu dari luar negeri.

    "Inilah keuntungan saya. Jadi lebih banyak mendapatkan kesempatan untuk mengenal kekayaan wastra dari seluruh Indonesia," ucap dia. Karena kebiasaan ibunya menampilkan kain tradisional kepada tamu dari luar negeri, Ani Yudhoyono melanjutkan kebiasaan itu.

    ASTARI PINASTHIKA SAROSA

    Baca juga: Cerita di Balik Motif Bikin Ani Yudhoyono Suka Tenun dari NTT


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Pernikahan dan Hajatan saat PPKM Level 4 dan 3, Ada Sanksi jika Melanggar

    Pemerintah mengatur resepsi pernikahan saat PPKM Level 4 dan lebih rendah. Aturan itu diikuti sanksi bagi pelaku usaha, perorangan, dan kepala daerah.