Ingin Beli Mainan Anak, Perhatikan Dulu 3 Hal Berikut

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak di toko mainan. walesonline.co.uk

    Ilustrasi anak di toko mainan. walesonline.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Tahun 2018 hampir berakhir. Selain tren riasan wajah dan mode 2019, sejumlah orang tua mempelajari tren mainan pada tahun itu. Hal tersebut terungkap dalam gelar wicara Indonesia Maternity, Baby and Kids Expo (IMBEX) di Jakarta, pekan ini. Sekretaris Jenderal Asosiasi Mainan Indonesia (AMI), Eko Wibowo Utomo, menyebut tahun depan, girls toys (mainan anak perempuan) yang sifatnya mengejutkan masih dominan.

    Artikel lain:
    Cara Menyesuaikan Mainan dengan Usia dan Kebutuhan Bayi
    Mainan vs Televisi, Mana yang Lebih Baik untuk Anak Balita?

    "Kotak yang jika dibuka berisi figur tertentu atau telur-teluran yang di dalamnya ada isinya masih jadi favorit. Untuk mainan tradisional seperti pistol, pancing-pancingan, peralatan dokter kecil, dan mobil-mobilan sifatnya langgeng. Itu mainan dasar yang sampai kapan pun dicari. Selain itu, produsen mulai memproduksi mainan yang merangsang kemampuan berpikir anak-anak. Sayang, mainan edukasi ini di Indonesia tidak disambut antusias," urai Eko.

    Dinginnya sambutan anak Indonesia terhadap mainan edukasi karena orang tua kurang aktif mengenalkannya. Ia juga mengimbau, orang tua jangan asal membeli mainan. Penting untuk memperhatikan tingkat keamanan mainan yang digunakan buah hati.

    Ketua Asosiasi Importir Mainan Indonesia, Sandi Vidhianto, membenarkan hal itu. Sandi menyebut ada empat langkah untuk memastikan mainan yang dibeli orang tua aman buat anak.

    "Pertama, tiap mainan ada labelnya. Cek apakah informasi pada label itu ada bahasa Indonesianya. Jadi, selain informasi dalam bahasa Inggris, ada versi Indonesia agar mudah dipahami,” kata Sandi.

    “Kedua, cek mainan itu dari negara mana, siapa distributor resminya di Indonesia, dan alamat detailnya. Tujuannya, jika terjadi sesuatu, Anda tahu siapa yang harus bertanggung jawab," tambahnya.

    Baca juga:
    Sebab Anak Cepat Bosan dengan Mainan, Ini Kata Psikolog
    Pilih Mainan Bayi Sesuai Fase Perkembangan, Ini Penjelasannya

    Sandi melanjutkan, "Ketiga, cek adakah label Standar Nasional Indonesia (SNI), Lembaga Sertifikasi Produk, nomor NPN dan NRP. Pelanggan yang mendapat mainan mencurigakan bisa melacak menggunakan nomor itu di jalur daring."

    MBEX di Jakarta Convention Center 30 November sampai 2 Desember 2018. Tak kurang dari 500 merek perlengkapan ibu hamil, bayi, dan anak dari enam negara hadir di ajang ini.

    AURA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peranan Penting Orang Tua dalam Kegiatan Belajar dari Rumah

    Orang tua mempunyai peranan yang besar saat dilaksanakannya kegiatan belajar dari rumah.