Tahapan Sebelum Istri Menggugat Cerai, Apa yang Dia Pikirkan?

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi perceraian. Shutterstock

    Ilustrasi perceraian. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Saat memutuskan untuk bercerai dengan suami bukanlah suatu hal yang mudah. Sebelum mengambil keputusan untuk menggugat cerai suami, tentu ada berbagai pertanyaan yang dipikirkan. Terutama bagi pasangan yang sudah memiliki anak. Apa yang biasa ada di pikiran istri sebelum menggugat cerai suami dan hal-hal apa yang mendorong keputusan untuk akhirnya menggugat cerai?

    Baca juga:  Suami Istri Cerai, Kenali Tanda Sudah Tidak Cinta Pasangan

    Psikolog Q Consulting, Rena Masri, menjelaskan kalau sebelum memutuskan untuk bercerai, pasangan sudah melalui masa-masa pertimbangan yang panjang. Biasanya, mereka juga sudah melakukan berbagai usaha untuk memperbaiki pernikahan mereka. “Karena upaya yang telah dilakukan tidak membuahkan hasil, maka mereka memutuskan untuk bercerai,” jelas Rena Masri kepada Tempo, Kamis 22 November 2018.

    Pada umumnya, pasangan akan mempertimbangkan berbagai hal sebelum memutuskan untuk akhirnya bercerai. Tentunya pasangan yang sudah memiliki anak akan memikirkan mengenai masa depan anak sebelum bercerai. Bagaimana perkembangan anak bila orang tua harus berpisah, cara pengasuhan, dan juga membagi waktu anak dengan kedua belah pihak.

    ADVERTISEMENT

    Ada beberapa hal lain yang juga menjadi pertimbangan. “Kekhawatiran akan image masyarakat yang berkaitan dengan status janda atau duda, finansial yang tidak stabil, kekhawatiran menghadapi teman teman dan keluarga besar, dan lain-lain,” lanjut Rena Masri. Tentu semua pasangan memiliki masalah yang berbeda, dan karena itu memiliki pertimbangan yang berbeda sebelum menggugat cerai.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.