Reisa Broto Asmoro Belajar Lagi saat Anaknya Kejang karena Alergi

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Reisa Broto Asmoro, Dokter Kulit Kecantikan dan Brand Ambassador Mustela, di Jakarta Selatan, Rabu 8 Agustus 2018. TEMPO/Astari P Sarosa

    Reisa Broto Asmoro, Dokter Kulit Kecantikan dan Brand Ambassador Mustela, di Jakarta Selatan, Rabu 8 Agustus 2018. TEMPO/Astari P Sarosa

    TEMPO.CO, Jakarta - Reisa Broto Asmoro dikenal sebagai dokter dan figur publik. Ia pun memiliki pengalaman saat menghadapi anak sakit. Reisa menceritakan yang paling membuatnya panik, yakni ketika anak pertamanya RR Ramania Putri Broto Asmoro yang kini berusia 3 tahun setengah mengalami kejang saat umurnya baru menginjak 40 hari.

    Baca juga: Anak Punya Jenis Kulit Atopik, Reisa Broto Asmoro Punya Solusinya

    Satu hal yang mengejutkan, ternyata penyebab kejang putrinya adalah karena alergi. "Saya tahu anak alergi itu karena dia kejang," ungkap Reisa Broto Asmoro, ditemui dalam acara peluncuran BEABA dari Mothercare di Jakarta, beberapa waktu lalu. "Jadi usia 40 harian itu dia kejang tanpa diketahui sebabnya. Dites segala macam, enggak ada (penyebab) yang spesifik," lanjutnya.

    Serelah melakukan pemeriksaan berkelanjutan, ia mengetahui bahwa putrinya mengidap alergi yang berasal dari konsumsi ASI. "Jadi begitu ASI-nya saya diet (sambil diatur asupan makannya), dia (alerginya) hilang sendiri," ujar Reisa Broto Asmoro

    (Depositphotos)
    (Depositphotos)

    Dari pengalaman ini Reisa Broto Asmoro belajar, bahwa reaksi alergi itu benar banyak macamnya. Mulai dari yang ke kulit, pernapasan, bengkak - bengkak, sering batuk pilek, hingga kejang. Dan bahwa pemeriksaan tidak bisa dilakukan hanya sekali untuk benar-benar mengetahui pemicu alerginya. 

    "Kalau anaknya sudah makan (MPASI), maka perlu dicatat makan apa saja dia. Dan kalau masih ASI ekslusif, ibunya catat makan apa saja," papar Reisa Broto Asmoro. "Nah, anak pertama saya itu keluar alerginya ketika saya makan tomat, karena dia kena waktu masih ASI ekslusif,".

    AURA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTUN: Blokir Internet di Papua dan Papua Barat Melanggar Hukum

    PTUN umumkan hasil sidang perihal blokir internet di Papua dan Papua Barat pada akhir 2019. Menteri Kominfo dan Presiden dinyatakan melanggar hukum.