Cara Mengobati Jerawat Batu Membandel dengan Baking Soda

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita kesal dengan jerawat. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita kesal dengan jerawat. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Meski usia pubertas sudah lewat, masih ada yang mengalami jerawat pada kulitnya. Jenis jerawat yang dialaminya bukan lagi dalam ukuran kecil dan mudah diobati, tapi dalam ukuran cukup besar. Bahkan saat disentuh akan terasa nyeri.

    Baca juga: Jerawat Batu Bikin Kesal, Atasi dengan Cara Berikut

    Jerawat yang kadang disebut dengan istilah jerawat batu ini tentu mengganggu penampilan, yang pada akhirnya dapat mengurangi kepercayaan diri. Penyebab munculnya jerawat batu dipengaruhi oleh beberapa faktor, mulai dari faktor hormon, makanan yang kita konsumsi, tingkat stres dan faktor lingkungan.

    Untuk mengatasinya, banyak orang memilih untuk mengandalkan produk-produk perawatan kulit. Tapi, tidak semua produk perawatan kulit dapat mengatasi jerawat batu dengan efektif. Selain itu, beberapa produk perawatan kulit juga dapat memberikan efek negatif bagi kulit jika digunakan terlalu sering. 

    Kamu bisa memanfaatkan baking soda untuk menghilangkan jerawat batu (dok. Well or Die)
    (dok. Well or Die)

    Kamu bisa memanfaatkan bahan alami yang ada di sekitarmu untuk mengatasi jerawat batu. Salah satu bahan alami yang bisa kamu gunakan adalah baking soda.  Caranya pun cukup mudah, kamu hanya perlu menyiapkan 2 sendok makan baking soda dan 1 sendok makan air putih. Setelah itu, campur keduanya hingga berbentuk seperti pasta.

    Lalu, oleskan campuran tersebut ke jerawat batu yang ada di wajahmu. Diamkan selama 15 menit sebelum bilas dengan air hingga bersih. Jika selesai melakukan rutinitas ini, jangan lupa untuk mengoleskan pelembab alami seperti minyak zaitun atau minyak kelapa ke wajahmu.

    TEEN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Belajar dari Lonjakan Kasus Covid-19 Pada Liburan Lalu

    Tak hendak mengulang lonjakan penambahan kasus Covid-19 akibat liburan 28 Oktober 2020 mendatang, pemerintah menerapkan beberapa strategi.