4 Kandungan Produk Skincare untuk Cegah Penuaan dan Obati Jerawat

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wajah perempuan yang putih mulus bersinar ala wanita Korea. shutterstock.com

    Ilustrasi wajah perempuan yang putih mulus bersinar ala wanita Korea. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Penuaan salah satu masalah kulit terbesar yang dihadapi semua orang. Ada hal-hal tidak dapat kamu lakukan ketika menghadapi penuaan, tapi ada juga hal-hal yang dapat dilakukan. Penuaan kronologis tidak bisa terelakan setiap tahunnya. Menurut dermatologist Joyce Imahiyeroobo-Ip ada empat hal yang terjadi ketika menjalano proses penuaan kronologis, yaitu  hilangnya kolagen, elastin, kehilangan lemak dan, tulang.

    Baca juga: Penuaan Dini Bikin Khawatir tapi Bisa Diatasi dengan Mudah

    Dia menambahkan sekitar usia 35 tahun, tubuh kita secara alami mulai memecah kolagen dan elastin, kolagen baru dan produksi elastis menurun, yang mengakibatkan hilangnya kekencangan kulit dan munculnya garis-garis halus dan kerutan. Jenis penuaan lainnya, yang disebut penuaan intrinsik, sedikit lebih rumit dan sering disebabkan oleh diri sendiri.

    Penuaan intrinsik mengacu pada dampak faktor lingkungan pada kulit kita, seperti paparan sinar matahari sehari-hari, dan kebiasaan gaya hidup lainnya yang mungkin berdampak negatif pada kulit kita, seperti merokok. Faktor-faktor eksternal ini menghambat produksi kolagen, menghasilkan lebih banyak garis halus dan keriput, dan menimbulkan munculnya bintik-bintik matahari, hiperpigmentasi, dan warna kulit dan tekstur yang tidak rata.

    Penuaan kulit dini ini tidak 100 persen dapat dicegah, tapi kamu memiliki kekuatan untuk mengontrol efeknya sampai tingkat tertentu. Salah satunya dengan menggunakan produk perawatan kulit yang mengandung bahan-bahan yang dapat memperlambat penuaan sekaligus jerawat. Mengutip laman Self, berikut keempat bahan tersebut.

    #1. Retinol / retinoid
    Bahan anti-kerut topikal dapat meningkatkan pergantian sel kulit, merangsang kolagen, dan membantu mengobati hiperpigmentasi dan jerawat. "Memasukkan retinol dalam rutinitas perawatan kulit Anda dapat mengurangi komedo blackhead dan whiteheads serta garis halus dan keriput," kata Dr Imahiyerobo-Ip.

    #2. Asam glikolat
    Anggota keluarga asam alpha-hydroxy ini berasal dari buah dan ideal untuk semua jenis kuli, bahkan aman digunakan saat hamil dan menyusui. "Asam glikolat telah terbukti efektif untuk jerawat ringan, mungkin karena kemampuannya untuk membantu meningkatkan pergantian kulit dan menghilangkan sel kulit yang lengket, yang lebih tua,” ujar ahli bedah Melanie D. Palm. Banyak penelitian yang mengatakan asam glikolat ini efektif untuk antipenuaan dengan memperbaiki warna kulit dan perubahan warna, tekstur kulit, stimulasi kolagen, dan keseluruhan cahaya atau penampilan pada kulit.

    #3. Asam salisilat
    Asam beta-hidroksi ini adalah bahan untuk mengobati jerawat yang sudah lama digunakan. "Asam salisilat menghilangkan sel-sel lengket di folikel rambut dan saluran kelenjar minyak yang dapat menyebabkan jerawat dan juga sangat efektif dalam menghilangkan hiperpigmentasi pasca-inflamasi dari jerawat, terutama pada jenis kulit yang lebih gelap," kata Dr. Palm. "Untuk anti-penuaan, ini membantu meningkatkan warna kulit dan perubahan warna, dan memiliki beberapa kapasitas stimulasi kolagen ringan."

    #4. Asam Azelaic
    "Azelaic acid adalah asam alami yang ditemukan di barley, rye, dan biji-bijian yang memiliki antioksidan kuat, antibakteri, dan sifat comedolytic," ujar Imahiyerobo-Ip seraya menjelaskan bahwa bahan itu dapat mencegah pori-pori tersumbat dan jerawat. Sedangkan untuk mencegah tanda-tanda penuaan, asam azelaic memiliki sifat mencerahkan kulit yang luar biasa. Imahiyerobo-Ip sering menggunakannya untuk pasien melasma atau yang mengalami kerusakan matahari yang berlebihan. "Asam azelaic berfungsi untuk mencerahkan kulit yang tidak normal, tetapi tidak memiliki efek negatif pada kulit normal," katanya. "Ini juga merupakan antioksidan yang berarti membantu mencegah kerusakan radikal bebas pada kulit, yang berarti mengurangi garis halus dan kerutan."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.