Ingin Move On setelah Perceraian, Coba 2 Cara Ini

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi cerai. dailymail.co.uk

    Ilustrasi cerai. dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Perceraian memang bukan jalan terbaik kala ada masalah dalam rumah tangga. Tapi mungkin inilah satu-satunya jalan yang harus ditempuh kala dua insan tak bisa hidup selaras lagi.

    Apa pun alasannya, perceraian meninggalkan rasa sedih dan tidak nyaman. Sepahit apa pun rasanya, Anda harus bisa memulihkan diri dan menata hidup kembali dengan cara berikut.  

    Baca juga:
    Perceraian Bikin Pemasukan Hilang, Ini yang Harus Dilakukan Istri
    Jangan Ratapi Perceraian, Ayo Bangkit dengan Kiat Berikut

    #Melakukan hal-hal yang disukai sebelum menikah
    Beberapa orang menyalahkan diri sendiri atas sebuah perceraian. “Anda berpikir ada yang salah dengan diri sehingga hubungan ini tidak bisa berjalan dengan baik. Anda harus berupaya mengembalikan kepercayaan dan keyakinan diri bahwa Anda berharga,” jelas psikolog, terapis pernikahan dan keluarga, juga penulis buku After Your Divorce dari California, Amerika Serikat, Robert Alberti, PhD.

    ADVERTISEMENT

    Telusuri kembali hobi, aktivitas yang Anda sukai sebelum menikah, saran Alberti kepada kliennya untuk mengembalikan rasa percaya diri.

    “Khususnya bila menikah dalam waktu yang lama, pasti ada hal-hal yang mulanya Anda sukai, Anda korbankan demi pasangan atau anak. Menemukan dan mengerjakan kembali minat pada masa lalu penting dalam membangun kembali diri Anda,” ucapnya. Tidak hanya memupuk kepercayaan diri, tapi juga membuat Anda melupakan kesedihan. 

    Artikel lain:
    4 Pekerjaan yang Berisiko Alami Perceraian
    Angka Perceraian Naik, Ini Pendapat Psikolog

    #Mencari bantuan profesional 
    Sharon Gilchrest O'Neil, terapis pernikahan dan keluarga dari New York, Amerika Serikat, mengatakan, bicara dan menangis di bahu teman untuk beberapa orang bisa jadi tak cukup mengempas kegalauan. Semua tergantung pada latar belakang perceraian. Perceraian yang disebabkan perselingkuhan atau kekerasan fisik dalam rumah tangga misalnya, bisa meninggalkan trauma mendalam.

    Agar benar-benar membuka lembaran baru yang sehat, ia menyarankan berkonsultasi dengan psikolog, terapis, atau konsultan spiritual.

    “Memotivasi diri sendiri bagi beberapa orang tidaklah mudah. Apalagi jika masalah yang melatari perceraian cukup berat, Anda butuh bantuan profesional untuk membenahi diri,” ungkap O’Neil. 

    AURA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.