Membacakan Buku untuk Anak, Pengaruhi Kesuksesan di Masa Depan

Reporter

Editor

Yunia Pratiwi

Ilustrasi ibu mengajarkan anaknya membaca. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu kegiatan penting yang dapat mendukung tumbuh kembang anak adalah dengan membaca. Anak-anak dapat mempelajari banyak hal dan terhibur saat membaca. 

Baca juga: Kecanduan Ponsel Bikin Anak Malas Membaca

Ketika mereka belum bisa membaca, peran orang tua untuk membacakan cerita sangat diperlukan. Kegiatan itu bisa mempengaruhi kesuksesan anak di masa depan. Mereka bisa belajar tentang orang, tempat, ide, dan sebagainya, seperti dilansir dari Lifehack.org. 

Selain itu, anak-anak akan mempelajari kemampuan verbal ketika mendengar orang tuanya membacakan cerita. Dalam pembicaraan sehari-hari biasanya kosa kata sangat terbatas, namun melalui buku anak-anak bisa menambah perbendaharaan kata-katanya.

Tidak hanya itu, kemampuan membaca, berkomunikasi, dan menulis akan terasah sejak dini ketika anak-anak dibiasakan mendengar buku cerita. Apalagi jika Anda menginginkan anak mempelajari bahasa asing, membaca adalah alat utamanya.

Ketika membaca, anak-anak akan diperkenalkan dengan berbagai variasi topik misalnya soal budaya. Mereka akan menerima banyak pengetahuan baru yang tadinya tidak mereka ketahui. Hal ini akan terjadi secara alami seiring perjalanan waktu.

Anak-anak memiliki pengertian yang sempit mengenai dunia di sekelilingnya karena mereka masih belum banyak pengalaman. Dengan membaca buku anak-anak akan dibukakan mengenai berbagai perbedaan yang ada di dunia. Kisah-kisah di buku cerita biasanya mengajarkan nilai dan moral sehingga anak bisa belajar lebih banyak.

Ketimbang membiarkan anak menonton TV atau bermain gawai, membacakan buku jauh lebih baik. Interaksi saat membacakan buku pada anak akan membentuk ikatan yang kuat antara orang tua dengan anak.

Otak anak juga semakin terlatih ketika dibacakan buku, karena ia diberikan stimulasi melalui kata-kata dan gambar. Mereka juga akan belajar untuk berkonsentrasi ketika mendengarkan cerita. Ini akan melatih kemampuan otaknya, termasuk juga dalam kreativitas dan imajinasi.






Curhat Hilaria Baldwin tentang Sulitnya Bersikap Adil pada Tujuh Anak

4 jam lalu

Curhat Hilaria Baldwin tentang Sulitnya Bersikap Adil pada Tujuh Anak

Hilaria Baldwin dan suaminya, Alec Baldwin, menyambut kelahiran anak ketujuh mereka pekan lalu.


Berapa Batas Asupan Gula yang Aman bagi Anak?

9 jam lalu

Berapa Batas Asupan Gula yang Aman bagi Anak?

Mengonsumsi gula melebihi batas anjuran dapat memicu masalah pada tubuh dan kembang anak.


7 Aturan Gaya Pola Asuh yang Harus Diikuti Keluarga Kerajaan Inggris

10 jam lalu

7 Aturan Gaya Pola Asuh yang Harus Diikuti Keluarga Kerajaan Inggris

Pembaptisan anak hingga larangan untuk berbicara keras di depan umum, inilah 7 pola asuh anak yang harus ditaati oleh keluarga Kerajaan Inggris.


Scarlett Johansson Ungkap Hubungan Unik Nama Kedua Anaknya Cosmo dan Rose

15 jam lalu

Scarlett Johansson Ungkap Hubungan Unik Nama Kedua Anaknya Cosmo dan Rose

Scarlett Johansson dan Colin Jost menikah tahun 2020, keduanya memiliki seorang putra bernama Cosmo


4 Jenis Pola Asuh Anak dan Dampaknya

19 jam lalu

4 Jenis Pola Asuh Anak dan Dampaknya

Dalam psikologis, dikenal 4 gaya pola asuh anak, yaitu pola asuh otoritatif, otoriter, permisif, dan pengabaian. Berikut adalah penjelasannya.


4 Mitos Pengasuhan Anak alias Parenting yang Harus Anda Tinggalkan

1 hari lalu

4 Mitos Pengasuhan Anak alias Parenting yang Harus Anda Tinggalkan

Seiring perkembangan zaman dan pengetahuan, berikut adalah empat mitos terkait pola asuh anak atau parenting yang sebaiknya Anda tinggalkan.


Cerita Meghan Trainor Dihantui Rasa Bersalah saat Melahirkan Putranya

1 hari lalu

Cerita Meghan Trainor Dihantui Rasa Bersalah saat Melahirkan Putranya

Meghan Trainor berbicara tentang perasaan bersalah saat putranya berada di unit perawatan intensif neonatal (NICU)


Sebab Banyak Pasangan Pilih Tak Punya Anak

1 hari lalu

Sebab Banyak Pasangan Pilih Tak Punya Anak

Punya satu anak atau tidak sama sekali atau childfree bukan tren baru di kalangan generasi milenial namun merupakan pilihan.


Alasan Generasi Milenial Pilih Punya Keluarga Kecil

1 hari lalu

Alasan Generasi Milenial Pilih Punya Keluarga Kecil

Psikolog menyebut beberapa alasan yang mendasari generasi milenial memutuskan untuk memiliki satu atau dua anak, bahkan tanpa anak.


4 Anak 11-13 Tahun Jadi Pelaku Kekerasan Seksual, Menteri PPPA: Hentikan Konten Asusila Dewasa

1 hari lalu

4 Anak 11-13 Tahun Jadi Pelaku Kekerasan Seksual, Menteri PPPA: Hentikan Konten Asusila Dewasa

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga menginstruksikan konten asusila dewasa yang mempengaruhi pertumbuhan anak.