Tampil Modis dengan Tenun ala Annisa Pohan

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Annisa Pohan dan kain tenun. Astari/TEMPO

    Annisa Pohan dan kain tenun. Astari/TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Annisa Pohan mengaku senang mengoleksi kain tenun sejak sebelum menikah dengan Agus Harimurti Yudhoyono. Wanita berusia 36 tahun ini juga membagi kiat tampil modis dengan tenun untuk wanita muda.

    Biasanya, wanita yang lebih tua senang menggunakan kain tenun dengan cara tradisional, yaitu sebagai selendang atau rok. Namun, untuk penampilan yang lebih muda dan modern, Annisa punya rahasia padu padan yang tepat untuk membuat penampilan terlihat lebih modis.

    Baca juga:
    Annisa Pohan Kondangan Nikah Kahiyang Ayu, Dandan Sejak Subuh
    Annisa Pohan Berhijab Setelah Menunaikan Ibadah Haji?

    “Kalau batik mungkin lebih mudah ya, lebih ringan kan. Kalau tenun itu lebih berat, lebih kaku gitu. Jadi bisanya harus padu padan dengan busana yang ringan,” jelas Annisa Pohan, di Jakarta, Kamis, 15 November 2018.

    Salah satu contohnya, Annisa mengatakan kalau dengan memakai rok tenun, Anda bisa menggunakan kaos tipis yang polos sebagai atasan. Sedangkan saat menggunakan atasan tenun yang tebal, pakai bawahan yang ringan.

     “Contohnya seperti yang saya gunakan sekarang. Ini kan jaket tenunnya tebal, jadi aku pakai rok yang loose dan ringan,” lanjut Annisa, sambil menunjukkan busananya, yaitu jaket tenun dengan motif Lombok berwarna merah dan hitam, dan rok panjang yang tipis berwarna putih.

    Artikel lain:
    Rayakan Hari Jadi ke-10, Cita Tenun Indonesia Gelar Pameran
    Sedang Tren, Tenun dengan Warna Alam

    Menantu Susilo Bambang Yodhoyono ini merasa kalau dengan padu padan yang tepat, anak muda Indonesia bisa menggunakan tenun untuk aktivitas sehari-hari. Dia ingin menunjukkan kalau anak muda bisa terlihat modis dengan kain tradisional tenun dan bisa menggunakannya untuk acara apapun.

    “Kita harus pintar-pintar padu padan busana. Jangan sampai produk dalam negeri sendiri, warisan leluhur, tidak kita lestarikan. Jadi kita harus berusaha menggunakan kain tradisional di berbagai kesempatan,” jelas Annisa Pohan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.