Hindari Mentato di 9 Area Tubuh Ini, Rawan Infeksi

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi perempuan bertato. Shutterstock

    Ilustrasi perempuan bertato. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketika memiliki tato, salah satu hal yang perlu diingat adalah kemungkinan munculnya infeksi selama proses penyembuhan. Terutama jika kamu memiliki tato di area tubuh yang rawan infeksi. Menurut dokter kulit bersertifikat, Jeremy Fenton, ada beberapa area di tubuh yang cenderung lebih mudah terindeksi sehingga membutuhkan perhatian lebih.

    Baca juga: Rayakan HUT RI, Via Vallen Tampil Cantik dengan Tato

    Dokter dari Schweiger Dermatology Group, di New York, Amerika Serikat ini mengatakan sangat penting menghindari infeksi pada tato karena dapat menyebabkan jaringan parut permanen di area yang terinfeksi. "Selain itu, infeksi serius di kulit bahkan dapat menyebar ke aliran darah dan menyebabkan infeksi serius yang dapat merusak organ lain atau bahkan mengancam kehidupan,” ujar Jeremy Fenton kepada Bustle.

    Dengan tetap merawat kulit selama proses penyembuhan, kamu dapat menjaga area tersebut tetap sehat dan menghindari infeksi. "Jika tidak mau merawat tato saat penyembuhan, mungkin harus tetap berada di area yang kurang berisiko," uajr Fenton. Berikut adalah beberapa lokasi tato yang kemungkinan besar mudah terinfeksi, menurut para ahli.

    #1. Tangan
    Karena tidak mungkin untuk menghindari kuman sepanjang hari,  itu sangat meningkatkan risiko infeksi untuk tato tangan dan jari. Jadi harus menghindari area ini saat ditato, atau bersiaplah untuk benar-benar memperhatikannya. Seperti yang dikatakan Dr. Fenton, "Jika memungkinkan, lindungi tato ketika masih penyembuhan untuk melindunginya dari lingkungan." Dan tentu saja, ikuti instruksi perawatan yang akan diberikan oleh tato artist.

    #2. Kaki
    Kaki juga akan bersentuhan dengan banyak kotoran dan kuman, terutama jika kamu cenderung memakai sepatu terbuka. Tetapi daerah ini memilik risiko lain. "Kaki juga dapat menyimpan bakteri [mereka] sendiri, sehingga dapat lebih meningkatkan risiko di daerah itu," kata Dr Fenton. Jika Anda khawatir, mintalah bantuan tattoo artist Anda untuk menghindari kuman dan menjaga kebersihan area ini selagi masa penyembuhan.

    #3. Area yang sering dicukur
    "Area yang sering dicukur bisa menjadi area yang berisiko, karena mencukur dapat membuat kulit trauma dan dapat memperkenalkan bakteri," kata Dr. Fenton. "Ini bisa termasuk kaki, wajah, atau ketiak." Tentu saja, kamu bisa menghentikan rutinitas mencukur area itu sampai tatonya benar-benar sembuh.

    #4. Area kaki bawah
    Tato pada betis dan pergelangan kaki juga bisa berisiko. "Kaki bagian bawah bisa berisiko lebih tinggi terkena infeksi hanya karena pasokan vaskular tidak efektif di sana. Semakin jauh Anda dapatkan dari jantung, terutama di bawah jantung, semakin sulit bagi tubuh untuk menyembuhkan. Untuk tato tungkai bawah, sangat penting untuk rajin merawat luka saat tato sedang disembuhkan,” ujar Fenton.

    #5. Area yang sering mengalami gesekan
    Tato di area ini juga sulit disembuhkan, karena luka terbuka lebih lama. "Area ini di mana mungkin ada gesekan kronis dari pakaian, seperti di sepanjang pinggang, atau area dari banyak gerakan, seperti pada sendi seperti siku atau lutut,” kata Fenton. Kamu masih bisa mentato area itu, tapi mungkin perlu ada perubahan gaya hidup, misalnya mengurangi aktivitas atau pakaian yang terlalu ketat.

    #6. Di dalam bibir
    Sangat sulit menjaga kebersihan tato dan menjaga kebersihannya jika tato berada di dalam mulut. Tato di bagian bawah bibir benar-benar menyebabkan komplikasi. Mulut adalah tempat berlindung bagi semua jenis bakteri sehibgga risiko infeksinya sangat tinggi.

    #7. Ketiak
    Seperti disebutkan di atas, tato di dekat ketiak dapat terinfeksi jika kamu mencukurn ketiak  sebelum area tersebut benar-benar sembuh. Tetapi jumlah bakteri di daerah ini juga dapat meningkatkan risiko. "Kondisi ini sudah matang bagi bakteri untuk berkembang [...] Bahkan mendapatkan tato dekat ketiak dapat meningkatkan risiko, jadi sangat membantu untuk menjaga kebersihan area di dekatnya,” ujar Fenton.

    #8. Pusar
    Karena lingkungan yang lembap, dan bakteri yang bisa ada di sana, tato di dekat pusar akan berisiko terkena infeksi. Tetapi seperti halnya lokasi lain, menjaga tato agar tetap bersih dan kering saat menyembuhkan akan secara signifikan menurunkan risikonya.

    #9. Di bawah payudara
    Lokasi lain yang rentan infeksi pada tubuh termasuk area lipatan kulit, seperti di bawah payudara, dekat pantat, dan di daerah selangkangan. Jika Anda tidak berhati-hati untuk menjaga area ini segar dan bersih, dapat menyebabkan infeksi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.