Tips Belanja untuk Anak Kos agar Tak Boros

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita berbelanja. nasennoi.ru

    Ilustrasi wanita berbelanja. nasennoi.ru

    TEMPO.CO, Jakarta - Buat anak kos, menghemat pengeluaran adalah keharusan. Mengatur keuangan dari mulai uang untuk tugas hingga makan sudah menjadi bagian hidup sehari-hari.

    Namun, ada kalanya anak kos tertarik membelanjakan uang untuk sesuatu yang di luar dugaan, apalagi kalau sudah bertemu dengan promo dan diskon. Agar tak boros, coba terapkan tiga tips belanja untuk anak kos di bawah ini.

    Baca juga:
    5 Penyesalan Bila Kamu Gila Belanja  
    Perempuan, Punya Hari dan Jam Khusus untuk Belanja

    1. Belanja di tempat langganan
    Buat yang tengah membutuhkan barang-barang rumah tangga, ada baiknya membelinya di toko langganan atau toko yang khusus menyediakan barang-barang tersebut. Hindari membeli barang di swalayan atau mal. Selain harganya lebih mahal, membeli barang di tempat tersebut justru dapat membuat tidak fokus dan tergoda membeli barang di luar daftar belanja.

    ADVERTISEMENT

    2. Teliti terhadap promo dan diskon
    Promo dan diskon tentu menjadi sesuatu yang sulit untuk diabaikan. Apalagi jika promo dan diskon itu ditujukan untuk barang yang diinginkan. Namun, kita harus selalu teliti terhadap promo dan diskon setiap barang. Pasalnya, tidak semua barang yang sedang promo dan diskon adalah yang dibutuhkan saat ini.

    Artikel lain:
    4 Hal yang Harus DIperhatikan saat Belanja agar Tidak Kalap
    Perempuan Lebih Gampang Tergoda Belanja Tak Perlu, Ini Kata Pakar

    3. Membuat daftar belanja
    Cara yang satu ini dianggap ampuh meminimalisir pengeluaran yang tidak terduga. Catatlah barang-barang yang dibutuhkan sehingga lebih fokus membeli barang-barang tersebut dan bukan barang di luar daftar. Selain itu, adanya daftar belanjaan juga membuat tidak perlu bolak-balik ke toko untuk membeli barang yang dibutuhkan.

    TEEN


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...