Mengontrol Gula Darah Penderita Diabetes dengan Bahan Herbal Ini

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Fenugreek atau klabet.  Foto: dailymail.co.uk

    Fenugreek atau klabet. Foto: dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyakit diabetes ditandai dengan kadar gula darah yang melebihi batas normal. Sekitar 90 persen dari kasus diabetes yang didiagnosis di seluruh dunia adalah tipe 2.

    Baca juga: Diabetes pada Perempuan Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

    Diabetes merupakan kondisi sakit jangka panjang dan melibatkan penggunaan obat untuk mempertahankan kadar gula darah. Jika Anda seorang penderita diabetes dan sedang mencari pengobatan alami untuk mengontrol gula darah, Anda dapat mengkonsumsi bahan herbal seperti dikutip dari Boldsky berikut ini. 

    Namun, sebaiknya konsultasi terlebih dulu dengan dengan dokter Anda sebelum mengkonsumsinya. Ini untuk memastikan bahwa Anda tidak memiliki catatan alergi karena bahan-bahan alami ini.

    ADVERTISEMENT

    1. Jus Pare
    Mengkonsumsi jus buah pare dikenal sebagai salah satu cara paling efektif dan alami untuk mengendalikan diabetes. Jus pare membantu mengendalikan kadar gula darah secara efektif. Anda perlu minum sekitar 50-100 mililiter yang setara dengan 5-6 sendok jus setiap hari. Minum jus buah pare dapat membantu dalam mengendalikan penyerapan gula di usus, tetapi ada kemungkinan Anda akan menderita masalah pencernaan ketika mengkonsumsi jus ini.

    2. Gymnema Sylvestre (Gymnema Sylvestre)
    Gurmar adalah tumbuhan herbal yang berasal dari hutan tropis di India selatan dan tengah, serta di Sri Lanka. Dalam bahasa Inggris, tumbuhan ini diberi julukan Gymnema, cowplant', Australian cowplant dan periploca of the woods.

    Gumar terkenal dapat mengendalikan gula darah Anda secara efektif. Ramuan ini memiliki kemampuan untuk mengubah rasa gula selama 15-50 menit. Anda harus berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum mengkonsumsi pil yang terbuat dari gumar. Kadungan gumar dapat mengurangi penyerapan gula oleh usus, sylvestre gymnema meningkatkan kontrol glikemik pada orang yang didiagnosis dengan diabetes tipe-2. Selain itu juga membantu menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL.

    3. Asam Gamma-linolenat (GLA)
    Menurut beberapa penelitian, penderita diabetes memiliki tingkat GLA yang lebih rendah di dalamnya. Suplemen ini memiliki kemampuan untuk mengendalikan nyeri saraf yang berhubungan dengan diabetes.

    Obat ini dapat membantu orang-orang dengan diabetes tipe 1 maupun diabetes tipe 2. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada orang dengan neuropati diabetik, satu tahun pengobatan dengan GLA ditemukan bahwa obat ini dapat mengobati gejala seperti mati rasa dan kesemutan.

    4. Magnesium
    Resistensi insulin serta gula darah tinggi bisa menjadi lebih buruk karena kekurangan magnesium. Penelitian menemukan fakta bahwa Penderita diabetes memiliki kadar magnesium yang rendah. Namun, konsultasikan dengan dokter Anda sebelum mengkonsumsi magnesium.

    Mereka yang mengonsumsi makanan kaya magnesium seperti kale, bayam, pisang, raspberry, buah ara, kacang-kacangan seperti kacang hitam, kacang merah, buncis, brokoli, kacang polong, kubis, tuna, salmon, dan lain-lain tidak perlu mengkonsumsi suplemen yang memiliki kandungan magnesium.

    5. Chromium
    Menurut berbagai penelitian tingkat Chromium pada orang dengan diabetes tipe 2 relatif lebih rendah daripada non-diabetes. Orang-orang yang memiliki kekurangan kromium dan menderita diabetes harus memasukkan mineral ini ke dalam makanan mereka. Mineral ini dikenal untuk menormalkan gula darah. Chromium membantu meningkatkan cara insulin digunakan oleh tubuh kita.

    Ikan salmon. kineticsnj.com

    6. Ekstrak Bilberry
    Bilberry tampak mirip dengan blueberry tetapi ukurannya lebih kecil dan warnanya lebih gelap. Buah ini mengandung antioksidan yang disebut anthocyanosides yang dapat membantu dalam memperkuat pembuluh darah dan kapiler yang dikenal untuk memberikan perlindungan terhadap retina pada orang yang didiagnosis dengan diabetes. Buah bilberry juga dapat mengobati diare, dan mencegah kerusakan sel di dalam tubuh.

    7. Alpha-lipoic acid (ALA)
    Gula darah tinggi dapat menyebabkan kerusakan saraf atau neuropati. ALA adalah zat mirip vitamin yang bertindak sebagai obat untuk ihal tersebut. Sebuah studi percontohan selama 4 minggu telah mengungkapkan bahwa suplemen ALA membantu meningkatkan sensitivitas insulin pada manusia. ALA juga bisa menurunkan nyeri saraf, mati rasa, dan lain-lain. ALA ditemukan dalam kandungan makanan seperti brokoli, hati, bayam dan daging merah.

    8. Gingseng
    Ramuan Cina ini memiliki khasiat yang luar biasa. Gingseng dapat meningkatkan kekebalan dan juga membantu penderita diabetes dengan memperlambat penyerapan karbohidrat oleh tubuh. Ginseng memiliki kemampuan menurunkan gula darah hingga 15-20 persen.

    9. Biji Fenugreek
    Penderita diabetes harus mengkonsumsi 15 hingga 90 gram biji fenugreek per hari untuk meningkatkan sensitivitas insulin mereka, untuk membantu produksi insulin dan menurunkan gula darah. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa orang yang mengkonsumsi 25 gram biji fenugreek setiap hari dapat mengontrol gula darah serta lonjakan gula pasca makan. Namun, hindari asupan biji fenugreek secara berlebihan karena dapat menyebabkan berbagai efek samping seperti sakit perut, pusing, kembung, dan sakit kepala.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia / Apriyani, Dipasangkan pada 2017 hingga Juara Olimpade Tokyo 2020

    Greysia / Apriyani berhasil jadi pasangan pertama di ganda putri Indonesia yang merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 pada cabang bulu tangkis.