Rachel Amanda Lebih Sadar Diri Usai Bebas dari Kanker Tiroid

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rachel Amanda di acara seminar Sehatkah Tiroid? di Jakarta, 21 Juli 2017. TEMPO/Pipit

    Rachel Amanda di acara seminar Sehatkah Tiroid? di Jakarta, 21 Juli 2017. TEMPO/Pipit

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktris Rachel Amanda kini lebih peduli pada kondisi kesehatannya. Terlebih usai terbebas dari kanker tiroid beberapa waktu silam. 

    Baca juga: Rachel Amanda Kena Kanker Tiroid, Jantung Berdebar dan Leher Bengkak

    Kendati tak mendapatkan larangan mengonsumsi makanan tertentu, perempuan yang baru saja lulus pendidikan psikologi itu tak ingin sembarangan mengonsumsi makanan. "Aku lebih sadar. Ada makanan yang aku pengen, tapi lebih ke berpikir dulu, ada benefitnya enggak buat aku. Aku lebih mindfull," ujar Rachel, di Jakarta, Selasa, 13 November 2018.

    Rachel Amanda pun sekarang tak lagi mengabaikan kondisi tubuhnya. Saat ia merasa lelah, dia memilih istirahat ketimbang memaksa tubuhnya bekerja. Perlahan, dia mulai lebih menyayangi dirinya sendiri.

    Kepada orang-orang, terutama perokok, Rachel tak segan mengingatkan agar tidak
    sembarangan merokok terutama di area publik. "Enggak ada pantangan khusus, tetapi aku lebih sadar untuk sehat. Aku lebih berani ngomong misalnya pada orang yang merokok," tutur Rachel Amanda

    Rachel terdiagnosa terkena kanker tiroid pada tahun 2014 dan segera menjalani perawatan medis hingga akhirnya dirinya dokter menyatakan dia bebas kanker.
    Kini, Rachel Amanda yang baru saja menyabet gelar sarjana psikologi itu menyibukkan diri dalam syuting film "Terlalu Tampan". 

    Artikel lain: 
    Waspada, Kanker Tiroid Lebih Banyak Menyerang Perempuan
    Mengenal Berbagai Penyebab Kanker Tiroid dan Cara Pengobatannya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.