Diabetes pada Perempuan Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita terkena serangan jantung. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita terkena serangan jantung. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Para perempuan yang menderita diabetes dan tekanan darah tinggi, berisiko lebih tinggi terkena serangan jantung. Sebuah studi dalam jurnal BMJ, seperti dilansir Indian Express, menyimpulkan bahwa tekanan darah tinggi dan diabetes pada perempuan dapat meningkatkan risiko serangan jantung.

    Baca juga: Pakar Sebut Alasan Wanita yang Sering Lembur Rentan Kena Diabetes

    Penelitian ini melibatkan hampir 500.000 orang, dari kelompok usia 40-69, yang terdaftar di database Biobank Inggris. Selama tujuh tahun studi, peneliti menemukan, 5.081 orang mengalami serangan jantung pertama mereka, dan satu di antara tiga adalah perempuan.

    Meskipun pria masih dianggap tiga kali lebih rentan daripada wanita mengalami serangan jantung, ada faktor-faktor tertentu yang meningkatkan risiko pada wanita. Faktor ini antara lain tekanan darah tinggi dan diabetes tipe 1 serta 2. 

    ADVERTISEMENT

    "Penyakit jantung juga mempengaruhi wanita dan ini perlu diakui. Ini rumit dan perlu
    diselesaikan. Mungkin penyebabnya kombinasi faktor biologis dan sosial," kata Dr. Elizabeth Millett, salah satu peneliti.

    Penelitian ini juga menyebut bahwa wanita lebih sering tidak menyadari risiko penyakit jantung. Perempuan baru mengetahuinya saat sudah terlambat sehingga tidak cukup mendapatkan perawatan.

    Artikel lain: 
    Penderita Diabetes Juga Alami Hipoglikemia, Apa Itu?
    Bukan Hanya Diabetes, Pradiabetes pun perlu Diwaspadai


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia / Apriyani, Dipasangkan pada 2017 hingga Juara Olimpade Tokyo 2020

    Greysia / Apriyani berhasil jadi pasangan pertama di ganda putri Indonesia yang merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 pada cabang bulu tangkis.