Clara Sosa Kaget Jadi Miss Grand International, Ada Peran Ayah

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Miss Grand International 2018, Clara Sosa. Instagram.com/@missgrandparaguay

    Miss Grand International 2018, Clara Sosa. Instagram.com/@missgrandparaguay

    TEMPO.CO, Jakarta - Clara Sosa terkejut saat dirinya dinobatkan menjadi juara Miss Grand International 2018, di Myanmar pada 25 Oktober 2018. Ia bahkan sempat pingsan karena tidak saking tidak percayanya.

    Baca juga: Nadia Purwoko Tampil Elegan di Ajang Miss Grand International

    Clara mengatakan jika dirinya sama sekali tidak menyangka bisa menjadi pemenang kontes kecantikan tersebut. Saat pembacaan lima besar saja, ia juga terpaku saat namanya disebut. "Ini sesuatu yang sangat luar biasa. Waktu dipanggil di lima besar saja, saya diam tidak bisa gerak, saya syok," kata Clara dalam jumpa pers kunjungan Miss Grand International 2018 di Jakarta, Senin 12 November 2018.

    "Waktu nama saya dibacakan sebagai pemenang, saya ngerasa mundur terus semuanya
    langsung gelap. Yang saya ingat cuma saya kayak dibangunkan. Kemudian ketika saya
    membuka mata, semua mengucapkan selamat, selamat apa? Sampai saat ini saya masih tidak menyangka, seperti mimpi," lanjutnya. 

    ADVERTISEMENT

    Gadis asal Paraguay ini, mengungkapkan jika dirinya dibesarkan dengan didikan yang keras dari sang ayah. Sebelumnya, sang ayah malah tidak setuju jika ia menjadi model.
    "Saya tumbuh besar di antara empat saudara laki-laki. Itu yang membuat saya menjadi kuat, saya bermain bola dan juga berkelahi. Ayah saya mendidik saya dengan keras. Dia tidak ingin saya menjadi model, makanya saya sekolah chef. Tapi saya membuktikan kalau saya mampu melakukan ini dengan baik dan sekarang dia bangga dengan saya," jelasnya.

    Kunjungan Clara Sosa ke Indonesia merupakan tugas pertamanya setelah mendapat gelar sebagai Miss Grand International 2018. Ia mengaku takjub melihat keramahan orang Indonesia. "Orang-orang di sini ramah, mereka selalu tersenyum, ramah sekali. Saya akan mencoba beberapa makanan yang ada di sini. Ada makanan di sini yang namanya pastel mirip dengan makanan di negara saya," ujar gadis berusia 24 tahun yag menilai Indonesia adalah negara yang sangat indah. Jika memiliki banyak waktu, Clara ingin bisa menjejalahi semua tempat di sini.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Ganda Putri Indonesia Masuk Semifinal Olimpiade Pertama dalam Sejarah

    Pasangan ganda putri Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, lolos ke semifinal badminton di Olimpiade 2020. Prestasi itu jadi tonggak olahraga Indonesia.