Bruntusan di Dahi Susah Hilang, Hindari 3 Penyebab Utamanya

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bruntusan di dahi. dok. Healtline

    Ilustrasi bruntusan di dahi. dok. Healtline

    TEMPO.CO, Jakarta - Bruntusan atau jerawat kecil di dahi membuat kepercayaan diri menurun, karena tentu menganggu penampilan. Bruntusan sendiri bisa terjadi dalam kurun waktu yang cukup lama.

    Baca juga: Cemas dengan Wajah Bruntusan, Atasi dengan Masker Alami Ini

    Bruntusan disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah faktor hormon. Maka dari itu, menjaga kebersihan dan kelembaban wajah sangat dianjurkan untuk mengatasi bruntusan. 

    Apakah kamu memiliki bruntusan pada dahi? (dok. ahsapev.info)
    (dok. ahsapev.info)

    Selain faktor hormon, berikut 3 faktor lain yang menyebabkan bruntusan sulit untuk hilang.

    ADVERTISEMENT

    Penggunaan Helm atau Topi
    Meski terdengar sepele, penggunaan helm atau topi ternyata juga dapat menyebabkan munculnya bruntusan. Saat menggunakan helm atau topi dalam keadaan berkeringat, kedua benda tersebut bisa saja menyalurkan bakteri lewat kontak secara langsung dengan kulit kita. Maka dari itu, ada baiknya untuk selalu menjaga kebersihan helm dan topimu.

    Masalah pada Pencernaan
    Bruntusan di dahi juga bisa saja terjadi karena adanya masalah pada pencernaan. Hal itu dikarenakan semua sistem dan jaringan di dalam tubuh terhubung satu sama lain. Jadi tidak ada salahnya kamu pergi ke dokter untuk mengecek apakah ada masalah pada pencernaanmu.

     

    Model Rambut
    Selain pipi, dahi juga jadi salah satu bagian wajah yang sering mengalami kontak langsung dengan rambutmu. Jika kamu memiliki model rambut poni, ada baiknya untuk selalu menjaga kebersihan rambut. Pasalnya, poni yang dihinggapi debu atau kotoran bisa saja membuat bruntusan semakin parah.

    TEEN


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.