Direktur MRT Silvia Halim Bangkit karena Kutipan Sit at The Table

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta Silvia Halim usai meninjau lokasi jatuhnya parapet di jalur layang MRT kawasan Panglima Polim, Jakarta Selatan pada Sabtu, 4 November 2017. Tempo/ Zara Amelia

    Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta Silvia Halim usai meninjau lokasi jatuhnya parapet di jalur layang MRT kawasan Panglima Polim, Jakarta Selatan pada Sabtu, 4 November 2017. Tempo/ Zara Amelia

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Konstruksi Mass Rapid Transit atau MRT Jakarta, Silvia Halim mengatakan dia sempat merasa khawatir saat menjadi satu-satunya wanita yang masuk jajaran direksi di proyek angkutan cepat terpadu atau MRT Jakarta.

    Baca:
    Silvia Halim Punya Mantra Khusus Supaya Fokus dengan Pekerjaan

    Silvia Halim mengakui sekarang pun dia terkadang masih merasa takut dan ragu karena proyek ini akan memiliki dampak yang sangat besar untuk masyarakat Jakarta. Masyarakat juga menggantungkan harapan yang tinggi pada pembangunan MRT Jakarta, dan itu ekspektasi itu memberikan tekanan yang cukup besar kepada wanita 36 tahun itu.

    Untuk memacu semangat, Silvia Halim punya dua kutipan yang menginspirasi dia. Kutipan itu ada di buku 'Lean In: Women, Work, and the Will to Lead' yang ditulis oleh Sheryl Sandberg, Chief Operating Officer Facebook. Wanita kelahiran Jakarta, 18 Juni ini menemukan dua kutipan yang membangun rasa percaya dirinya.

    Kutipan yang pertama adalah 'So please ask yourself: What would I do if I weren't afraid? And then go do it', dan kutipan kedua adalah 'sit at the table'.

    Silvia Halim menjelaskan, kutipan 'So please ask yourself: What would I do if I weren't afraid? And then go do it' menjelaskan apa yang ingin kita lakukan bila kita tidak merasa takut. "Dari situ saya terdorong untuk memastikan kalau keputusan yang saya buat bukan dari rasa takut dan saya yakin itu keputusan yang benar," kata Silvia Halim di Lotte Shopping Avenue, Jakarta Selatan, Jumat 9 November 2018.

    Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta Silvia Halim di kampanye #SiapaBilangGakBisa, di Jakarta Selatan, Selasa 14 Agustus 2018. TEMPO/Astari P Sarosa

    Adapun kutipan kedua 'sit at the table' bermakna mendorong wanita untuk berani memberikan opini di rapat dan benar-benar terlibat saat membuat keputusan, jangan hanya duduk di samping atau di belakang.

    "Kita perempuan yang ada dalam industri, di mana kita menjadi cewek satu-satunya, sering merasa rendah diri karena tidak mau mencolok atau menarik perhatian," kata Silvia Halim. Padahal, dia melanjutkan, wanita harus percaya kalau mereka memang berhak terlibat dalam diskusi dan memberikan opininya, tak perlu merasa takut.

    Artikel lainnya:
    Direktur MRT Silvia Halim Awalnya Pantang Datang ke Jakarta

    Silvia Halim mengatakan dua kutipan ini membantu dia untuk tetap semangat dan terus bisa percaya diri sebagai wanita di industri yang masih dianggap maskulin, sekaligus sebagai pemimpin tim yang didominasi pria.

    Silvia Halim juga mendorong setiap perempuan untuk berani masuk ke industri-industri yang masih dianggap maskulin. Sebab, semua industri perlu opini yang seimbang dari pria dan wanita. Bila hanya pria yang terlibat dalam pembangunan, maka hasilnya tidak akan mendukung atau membantu wanita dalam penerapannya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.