Ayana Moon Ogah Jadi Hafizah atau Ustazah: Influencer Islam Saja

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ayana Moon (Instagram)

    Ayana Moon (Instagram)

    TEMPO.CO, Jakarta - Nama Ayana Moon kian meroket ketika dia memutuskan masuk islam dan berhijab. Wanita bernama lengkap Ayana Jihye Moon ini pernah menjadi anggota girl band Korea F-ve Dolls yang kini sudah bubar. Ayana Moon kini belajar Islam sembari merintis karier seni di Indonesia.

    Baca:
    5 Inspirasi Padu Padan Hijab dan Fashion Korea ala Ayana Moon

    Di Instagram, Ayana Moon memiliki lebih dari 1,9 juta pengikut. Kepada mereka, Ayana Moon kerap kerap berbagi gambar aneka penampilan muslimah dengan busana berwarna pastel. Wanita 22 tahun ini kerap memadukan jilbab bermotif dengan baju muslim warna polos, dan sebaliknya.

    "Saya tidak pernah bermimpi menjadi seorang artis. Saya mendapat beberapa tawaran main film, tapi saya lebih ingin menjadi influencer Islam," kata Ayana Moon di Jakarta. "Saya tidak berniat menjadi hafizah atau ustazah. Saya hanya ingin berbagi inspirasi dan pandangan yang baik tentang Islam kepada banyak orang."

    Ayana Moon. Instagram

    Ayana Moon siap berbagi kisah inspiratif melalui buku yang tengah digarap. Buku tentang perjalanan hijrah dan hidayah yang dialaminya akan dirilis tahun depan di Indonesia dan Malaysia. Wanita yang pertama kali kali mengenal islam dari kakeknya itu berharap bukunya menjadi sumber kisah-kisah yang menentramkan hati seputar Islam.

    Artikel lainnya:
    Selebgram Korea Ayana Moon Ajak Dian Pelangi Berlebaran Bersama

    Ayana Moon ingin berbagi cerita dengan cara sederhana agar mudah diterima dan dipahami masyarakat. "Terkadang saat mendengar ceramah dari ustaz atau ustazah, materinya terdengar terlalu ekstrem dan sulit dicerna," kata dia. "Saya tidak ingin seperti itu. Saya ingin meyakinkan orang lain bahwa Islam itu mudah, sederhana, dan indah."

    TABLOIDBINTANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.