Selasa, 20 November 2018

Millane Fernandez Suka Busana Vintage, Banyak Simpan Baju Lama

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Millane Fernandez di H&M Showroom, Jakarta Selatan, Rabu 31 Oktober 2018.Tempo/Astari Pinasthika Sarosa

    Millane Fernandez di H&M Showroom, Jakarta Selatan, Rabu 31 Oktober 2018.Tempo/Astari Pinasthika Sarosa

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebagai seseorang yang bekerja di dunia hiburan, Millane Fernandez selalu tampil modis saat menghadiri sebuah acara atau tampil di atas panggung. Namun, Millane mengakui kalau dia tidak memiliki gaya yang spesifik. Wanita berusia 32 tahun ini suka busana vintage atau kuno, karena dia tidak suka mengikuti tren.

    Baca juga: Millane Fernandez Punya Aktivitas Padat, Bisa Ganti Baju di Mobil

    Millane Fernandez memilih busana vintage karena biasanya menampilkan gaya-gaya yang unik. “Aku suka vintage karena menurut aku tidak ada yang punya, hanya aku sendiri saja yang punya. Jadi aku suka banget itu,” ujarnya saat ditemui di H&M Showroom, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

    Millane Fernandez di H&M Showroom, Jakarta Selatan, Rabu 31 Oktober 2018.Tempo/Astari Pinasthika Sarosa

    Menurut adik Nino Fernandez ini pakaian dari 10 tahun yang memang terasa nyaman untuk dipakai akan dia simpan. Walaupun sudah kuno atau berbeda dengan tren sekarang, ia sering menggunakan busana-busana lama, sampai busana yang dia beli 10 tahun yang lalu. “Kalau aku nyaman dan memang aku suka, ya pasti aku akan pakai. Masih sampai sekarang banyak baju lama yang aku simpan,” lanjut Millane Fernandez.

    Begitu juga dengan pilihan busana sehari-hari, Millane Fernandez mementingkan faktor kenyamanan. Misalnya celana jeans dan t-shirt, serta sepatu kets yang nyaman. Sedangkan untuk aksesoris dia tidak suka memakai akesoris yang terlalu banyak, cukup topi dan kacamata baca biasa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Sisi Gelap Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman

    Kasus pembunuhan Jamal Khasoggi yang diduga dilakukan oleh Kerajaan Arab Saudi membuat dunia menyorot empat sisi gelap Mohammed bin Salman.