Rabu, 12 Desember 2018

Mengintip Kepribadian Seseorang Berdasarkan Cara Makan

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi makan pakai tangan. shutterstock.com

    Ilustrasi makan pakai tangan. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Setiap orang memiliki kebiasaan dan cara makan yang berbeda satu dengan yang lainnya. Hal itu bisa saja disebabkan karena beberapa faktor, salah satunya adalah genetik.

    Namun, ternyata kepribadian seseorang juga bisa dilihat dari cara makan mereka. Berikut penjelasannya.

    Artikel lain:
    Kiat Memilih Perhiasan yang Sesuai Kepribadian
    Bentuk Perut Ternyata dapat Menunjukkan Kepribadian Seseorang

    #Tipe pemilih
    Tipe pemilih banyak ditemui ketika mereka sedang memesan makanan di sebuah tempat makan. Orang yang pemilih biasanya akan memesan makanan dan disajikan sesuai keinginan mereka, entah itu dengan menambah topping atau menghilangkan salah satu bahan dari makanan tersebut. Tipe seperti ini cenderung memiliki keingintahuan yang tinggi dan haus akan informasi.

    #Pemakan cepat
    Mereka yang memiliki kebiasaan makan cepat bisa saja disebabkan oleh faktor genetik. Namun, orang yang sering makan cepat juga dapat diartikan ambisius, pekerja keras, dan tidak sabaran.

    Baca juga:
    Membaca Kepribadian Lewat Tulisan Tangan
    Pose Selfie Menunjukkan Kepribadian Seseorang

    #Pemakan lambat
    Berbeda dari yang memiliki kebiasaan makan cepat, mereka yang makan lambat biasanya ingin menikmati makanan di setiap gigitan. Orang tipikal ini cenderung bersifat stabil dan tenang. Selain itu, mereka juga percaya diri dan memiliki cara sendiri dalam menikmati hidup.

    #Hobi mencoba makanan baru
    Selain tiga tipe di atas, ada juga tipikal orang yang suka mencoba makanan-makanan baru. Mereka yang hobi mencoba makanan baru biasanya merupakan orang yang berani mengambil risiko dan menyukai hal-hal yang berada di luar zona nyaman.

    TEEN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peringkat Indonesia dalam Indeks Persepsi Korupsi 1995 - 2017

    Sejak kehadiran KPK pada 2002, skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia hingga 2017 menanjak 18 poin yang berarti ada di peringkat 96 dari 180 negara.