Rabu, 21 November 2018

Mengunyah Permen Karet Sama dengan Berolahraga, dari Segi Apa?

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi permen karet. shutterstock.com

    Ilustrasi permen karet. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu upaya paling sederhana untuk membantu membakar kalori dalam tubuh adalah mengunyah permen karet sambil berjalan. Penelitian dari The Journal of Physical Therapy Science yang dilaporkan di European Congress Science on Obesity di Wina, Austria, pada 2018 disebutkan bahwa permen yang dikunyah sambil berjalan adalah bentuk perpaduan olahraga.

    Cara ini efektif untuk menjaga berat badan, terutama di negara seperti Jepang, di mana berjalan kaki adalah hal yang sering dilakukan. Pada riset sebelumnya telah menunjukkan bahwa mengunyah permen karet bisa membantu kerja jantung dan pengeluaran energi saat beristirahat.

    Baca juga:
    Tak Semua Permen Buruk, 3 Permen Tradisional Ini Contohnya
    Fudge Selai Kacang, Permen Empuk untuk Si Kecil  

    Dalam eksperimen ini, ada 46 partisipan dengan rentang usia 21-69 tahun yang melakukan dua sesi berjalan. Masing-masing berjalan selama 15 menit.

    Pada sesi pertama, mereka mengunyah dua permen karet setara 3 kilokalori. Pada sesi lain, mereka berjalan setelah mengonsumsi bubuk dengan kandungan serupa.

    Kemudian, tim ilmuwan mengukur denyut jantung istirahat maupun denyut jantung saat berjalan di kedua sesi. Begitu pula jarak yang ditempuh partisipan, kecepatan mereka berjalan, dan jumlah langkah yang diambil.

    Artikel lain:
    Cara Membuat Permen Jeli yang Mudah dan Murah
    Resep Bikin Permen Sehat Buat Si Kecil

    Percobaan ini menghasilkan seluruh partisipan menunjukkan rata-rata denyut jantung yang lebih tinggi secara signifikan dari sesi berjalan sambil mengunyah permen. Untuk pria di atas 40 tahun, aktivitas ini juga meningkatkan jarak tempuh, jumlah langkah, dan energi yang dikeluarkan.

    Para peneliti pun mengasumsikan studi ini terkait dengan “sinkronisasi kardio-lokomotif” yang merupakan fenomena alami di mana jantung berdenyut selaras dengan gerakan berulang. Jadi, di tengah tingginya angka penyakit jantung, obesitas, stroke, sampai kanker, metode ini bisa membantu Anda menjaga berat badan tetap normal.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komposisi Utang Merpati Nusantara Airlines

    Asa bisnis Merpati Nusantara Airlines mengembang menyusul putusan Pengadilan Niaga Surabaya yang mengabulkan penundaan kewajiban pembayaran utang.