Terlalu Gemuk atau Kurus Sama Berbahaya buat Kesehatan

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi langsing. shutterstock.com

    Ilustrasi langsing. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Tubuh kurus tidak selamanya indah dan sehat juga. Sayangnya, banyak perempuan terobsesi memiliki tubuh kurus dengan cara diet ketat atau operasi.

    Tak hanya kegemukan, terlalu kurus juga berdampak negatif untuk kesehatan, sehingga perlu mendapatkan asupan makanan yang cukup agar indeks massa tubuhnya normal (18,5). 

    Baca juga:
    Langsing dan Kurus Tak Sama, Apa Bedanya?
    Perempuan Kurus Sebelum Umur 30, Pembuktiannya Setelah Melahirkan

    "Ada banyak studi epidemiologis yang menunjukkan kalau terlalu kurus berhubungan dengan risiko yang lebih tinggi menghadapi kematian atau mortalitas," kata profesor gerontology klinis dari Universitas Cambridge di Inggris, Kay-Tee Khaw, dikutip dari Time. 

    ADVERTISEMENT

    Tak hanya itu, berat badan terlalu rendah juga merupakan indikator hilangnya massa otot dan tulang sehingga memicu keringkihan atau tulang patah. Masalah lainnya, orang yang tubuhnya sangat kurus merasa bisa bebas makan makanan cepat saji, merokok, mengabaikan olahraga, dan semua ini adalah perilaku tak sehat. 

    Profesor kesehatan dari Arctic University of Norway, Norwegia, Geir Lorem mengatakan hal inilah yang meningkatkan risiko mereka menghadapi masalah kesehatan. 

    Artikel lain:
    Bergaul dengan Teman Ramping, Bisa Bikin Kamu Langsing  

    Tubuh wanita yang terlalu kurus bahkan bisa mempengaruhi calon bayi. Ahli gizi medik dari FKM UI, Profesor Dr. Endang L. Anhari Achadi, pernah mengatakan jika tubuh ibu kurus maka dia tak akan punya persediaan energi sehingga berisiko menyebabkan bayi yang dia kandung kelak tidak tumbuh optimal.  


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.