Gara-gara Pakai Gaun Marchesa, Priyanka Chopra Dikritik Netizen

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Priyanka Chopra. Instagran.com/@priyankachopra

    Priyanka Chopra. Instagran.com/@priyankachopra

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktris Priyanka Chopra merayakan Bridal Shower dengan gaun putih cantik dari label Marchesa. Namun, pilihan gaun Priyanka Chopra mendapat banyak kritik dari warganet karena Marchesa adalah label busana yang didanai oleh Georgina Chapman, mantan istri Harvey Weinstein.

    Banyak netizen yang merasa kalau dengan menggunakan gaun tersebut, Priyanka Chopra mendukung label yang memiliki hubungan erat dengan Harvey Weinstein, produser film yang dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap banyak wanita.

    Artikel terkait:
    Cantiknya Priyanka Chopra Kenakan Lehenga Kuning di Pertunangan
    Cerita Priyanka Chopra, Nick Jonas PDKT dengan Bahasa Resmi

    Dilansir dari Independent, Priyanka menjelaskan keputusannya untuk menggunakan gaun dari label tersebut. “Saya pikir tidak tepat untuk menyalahkan wanita yang berusaha mendapatkan uang sendiri dengan apa yang seseorang dalam hidupnya telah lakukan. Itu sikap yang salah,” jelas Priyanka.

    ADVERTISEMENT

    Dia mengatakan kalau gaun tersebut sangat cantik dan cocok untuk digunakan calon pengantin. “Gaun itu membuat saya merasa seperti seorang putri. Itu adalah pilihan yang tepat,” lanjutnya.

    Artikel lain:
    Makanan Menyatukan Priyanka Chopra dan Meghan Markle
    Gaya Pertunangan Priyanka Chopra Bisa Jadi Tren, di Indonesia?

    Tunangan Nick Jonas ini memadukan gaun putih tersebut dengan stiletto warna nude dan kalung berlian. Priyanka tidak membiarkan berbagai kritik mengenai gaunnya menghentikan dia untuk menunjukkan kemeriahan bridal shower-nya.

    Di Instagram, dia membagi foto sedang menari dikelilingi teman-temannya dengan keterngan, “Cinta, tawa dan ruangan yang penuh dengan wanita luar biasa ... dan beberapa pria istimewa (sebuah kejutan spesial)!”


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Potongan Janggal Hukuman Djoko Tjandra, Komisi Yudisial akan Ikut Turun Tangan

    Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan banding terdakwa Djoko Tjandra atas kasus suap status red notice. Sejumlah kontroversi mewarnai putusan itu.