6 Fakta Tersembunyi Penuaan Kulit yang Sering Diabaikan

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Botox, menghilangkan kerut wajah dengan suntikan agar terlihat lebih cantik. justsmile.az

    Ilustrasi Botox, menghilangkan kerut wajah dengan suntikan agar terlihat lebih cantik. justsmile.az

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada banyak tanda penuaan yang dapat dilihat sepanjang waktu, seperti undangan reuni sekolah, misalnya. Sementara terkait dengan masalah kulit, kebanyakan orang mencari tanda-tandanya lewat kerutan di dahi, di sekitar mata, serta kantong mata.

    Menurut beberapa ahli, ada beberapa tanda yang kurang dikenali dan mungkin menjadi tanda-tanda penuaan kulit yang sangat halus. Agar Anda semakin baik merawat kulit, simak penjelasannya berikut ini.

    Baca juga:
    Penuaan Dini Bikin Khawatir tapi Bisa Diatasi dengan Mudah
    Perawatan Anti Penuaan yang Praktis untuk Milenial

    #Bintik matahari di usia usia 20-an atau 30-an
    "Bintik-bintik di akhir 20-an atau awal 30-an harus menjadi peringatan,” kata dermatalog Joshua Zeichner dikutip dari Allure.

    Jika mendapatkannya lebih awal, berarti kulit mendapatkan paparan sinar matahari yang cukup signifikan. Anda pasti dapat meminimalkan kerusakan dan memperlambat proses penuaan kulit dengan menggunakan tabir surya SPF 30 atau yang lebih tinggi lagi serta krim aktioksidan malam dan pagi.

    Vitamin C dapat meminimalkan kerusakan radikal bebas dan melindungi kolagen. Malam harinya, gunakan produk retinol topikal untuk merangsang produksi kolagen baru untuk menjaga kulit kuat dan lentur.

    #Tangan yang kurus kering
    Kehilangan jaringan subkutan, tulang, dan otot menyebabkan wajah dan tangan menjadi tirus, ditambah pelipis dan kelopak mata juga terlihat lebih cekung. Dermatolog Patricia Ceballos menyarankan memperkuat kulit dengan asam hyaluronat.

    "Dalam dermis kulit yang menua, asam hyaluronat alami akan berkurang sehingga menyebabkan kulit menjadi kasar dan ketebalanya berkurang,” katanya.

    Asam hyaluronat mengikat 500 sampai 1.000 kali beratnya dalam air sehingga memiliki manfaat yang sangat besar saat disuntikkan ke kulit atropi tangan yang menua, akan membuatnya telihat muda dan lebih kenyal. Selain itu, Anda juga dapat pertimbangkan menggunakan filler.

    Ilustrasi wajah berkeriput. Shutterstock.com

    #Kulit di leher tidak merata dan mudah iritasi
    Warna tidak rata di sisi leher adalah bukti kerusakan awal akibat radiasi UV,” kata dokter kulit Annie Chiu.

    Kulit yang mudah iritasi itu adalah tanda penuaan. Kulit yang sehat memiliki penghalang yang kuat yang tahan terhadap peradangan kronis.

    #Kerutan di sepanjang pipi dan rahang yang kendur
    “Tetapi jika garis-garis halus dan kerutan muncul di tengah-tengah pipi atau rahang di usia 20-an atau 30-an, ini sangat buruk. Bagian tengah pipi dan rahang menunjukkan kerusakan akibat matahari sehingga kerutan muncul lebih awal,” kata dermatolog Rachel Nazarian.

    Untuk menimimalisirnya, Nazarian menggunakan ulterapi, pengobatan yang menggabungkan teknologi ultrasound untuk mengangkat dan mengencangkan kulit.

    #Kulit lebih gatal dari biasanya
    “Penuaan datang, kelembapan hilang. Membran sel menjadi lebih berpori sehingga berkontribusi terhadap kekeringa. Akibatnya, kulit cenderung menjadi gatal dan lebih sensitif. Perhatikan, kulit Anda mungkin ingin memberitahu sesuatu,” kata Ceballos.

    Artikel lain:
    Proses Penuaan Sudah Dimulai di Usia 25 Tahun
    Awas, Kebiasaan Ini Mempercepat Proses Penuaan

    #Mata berubah bentuk
    “Usia bertambah, tulang mulai surut ke dalam. Ini yang paling menonjol di sudut dalam dan sudut bawah luar tengkorak. Akibatnya, mata keluar, bulat, dan sedikit lebih horisontal,” kata dermatolog Kavita Mariwalla.

    Dia menyarankan untuk menjaga tekstur kulit dengan krim mata dan terapi mengencangkan kulit.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.