Rabu, 12 Desember 2018

4 Hal yang Harus DIperhatikan saat Belanja agar Tidak Kalap

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi gila belanja. Shutterstock

    Ilustrasi gila belanja. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Belanja biasanya identik dengan wanita. Padahal, belanja adalah aktivitas yang pernah dilakukan oleh semua orang.

    Wanita memang sangat menyukai belanja. Bahkan, saat belanja mereka bisa lupa waktu dan kalap. Tidak sedikit dari mereka yang akhirnya menyesal setelah belanja karena mereka cenderung belanja hanya karena keinginan dan bukan kebutuhan. Buat yang ingin terhindar dari kalap saat belanja, perhatikan dulu empat hal berikut.

    Baca juga:
    7 Tanda Seorang Penggila Belanja  
    Perempuan, Punya Hari dan Jam Khusus untuk Belanja

    #Survei harga dulu
    Jika ingin membeli suatu barang, sebaiknya lakukan survei harga dulu. Lakukan survei mulai dari mencari di internet atau datang ke beberapa toko untuk membandingkan harga. Melakukan hal yang satu ini bisa membuat kita tahu berapa kisaran harga dari barang yang akan dibeli sehingga bisa terhindar dari harga yang lebih mahal.

    #Catat barang yang akan dibeli
    Hal yang satu ini sering diremehkan. Padahal, mencatat barang yang akan dibeli sangat membantu kita tetap hemat. Selain itu, mencatat barang yang akan dibeli juga bisa membantu kita terhindar dari kelupaan.

    Artikel lain:
    Perempuan Lebih Gampang Tergoda Belanja Tak Perlu, Ini Kata Pakar
    5 Penyesalan Bila Kamu Gila Belanja  

    #Bawa uang tunai
    Membawa uang tunai saat pergi belanja ternyata juga bisa membuat kita tidak kalap. Saat membawa kartu kredit ataupun debit pasti kita mudah kalap karena transaksinya sangat mudah dan bisa membuat lupa anggaran.

    #Ajak teman
    Mengajak teman saat belanja juga sangat membantu kita terhindar dari kalap. Mereka bisa menjadi pengingat saat kita tak sadar terlalu banyak belanja. Namun, pastikan kita mengajak teman yang tidak boros karena kalau teman juga suka kalap belanja maka kita pun bisa menjadi lebih boros.

    TEEN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peringkat Indonesia dalam Indeks Persepsi Korupsi 1995 - 2017

    Sejak kehadiran KPK pada 2002, skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia hingga 2017 menanjak 18 poin yang berarti ada di peringkat 96 dari 180 negara.