Rabu, 21 November 2018

4 Makanan Pengusir Kantuk buat yang Tak Suka Kopi

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita memegang semangka. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita memegang semangka. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Rasa kantuk bisa datang tanpa kenal tempat dan waktu. Kopi sering dijadikan minuman andalan banyak orang untuk mengusir kantuk.

    Sayangnya, banyak orang yang tidak menyukai rasa kopi yang cenderung pahit. Yang tidak doyan kopi bisa mengandalkan makanan dan minuman ini untuk menghilangkan rasa kantuk.

    Artikel terkait:
    Camilan Akhir Pekan, Ayo Coba Resep Dadar Gulung Kopi
    Peminum Kopi Sejati Wajib Tahu Plus-Minus Kopi

    #Yogurt
    Buat yang sedang mengurangi konsumsi kafein, Anda bisa mengonsumsi yogurt untuk membantu tetap terjaga. Anda bisa mengonsumsi yogurt setelah makan siang supaya dapat melanjutkan aktivitas. Kandungan protein pada yogurt juga dapat menghilangkan rasa lelah dan membuat tubuh lebih rileks.

    #Es krim
    Es krim sering menjadi andalan banyak orang untuk memperbaiki suasana hati. Selain memperbaiki suasana hati, mengonsumsi es krim ternyata juga dapat mengusir rasa kantuk. Sensasi dingin pada es krim akan dengan cepat membuat Anda kembali bersemangat melakukan aktivitas.

    Ilustrasi es krim. TEMPO/Lazyra Amadea

    #Semangka
    Makan semangka akan membantu menghilangkan dehidrasi pada tubuh. Dehidrasi sering menjadi salah satu faktor mengapa Anda mudah lelah dan mengantuk. Kandungan air yang banyak pada semangka juga dapat menyegarkan kerongkongan saat cuaca sedang panas.

    Baca juga:
    Waspadai Efek Negatif Kecanduan Kopi

    #Apel
    Selain semangka, apel juga dianggap dapat mengusir rasa kantuk. Kandungan fruktosa pada apel dapat menyegarkan tubuh dan pikiran sehingga Anda bisa kembali fokus melakukan aktivitas.

    TEEN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komposisi Utang Merpati Nusantara Airlines

    Asa bisnis Merpati Nusantara Airlines mengembang menyusul putusan Pengadilan Niaga Surabaya yang mengabulkan penundaan kewajiban pembayaran utang.