Nutrisi Penting Daun Katuk untuk Ibu Menyusui

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Daun katuk. Wikipedia.

    Daun katuk. Wikipedia.

    TEMPO.CO, Jakarta - Menurut Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia tahun 2017 menyebutkan bahwa dari 4,8 juta kelahiran di Indonesia setiap tahunnya, hanya 47 persen bayi yang menerima ASI eksklusif. Konselor laktasi dr. Ameetha Drupadi, CIMI mengakui bahwa salah satu faktor penyebab kegagalan menyusui adalah kurangnya pengetahuan mengenai ASI.

    Baca juga: Ibu Menyusui Minta Ayah Lakukan Pijat Oksitosin, Apa Itu?

    Ameetha menjelaskan apa saja yang mesti diketahui para ibu tentang menyusui. "Mulai dari persiapan apa saja yang dilakukan sebelum hamil, dukungan suami,  merawat anak, mengetahui teknik menyusui dan kendalanya, hingga ibu mesti rileks dalam menyusui," ujarnya, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

    Ilustrasi menyusui. MomJunction

    ADVERTISEMENT

    Ameetha menambahkan sangat penting bagi ibu memerhatikan pola makan selama menyusui. “Daun katuk mengandung vitamin A, B, C, K, dan pro vitamin A (betakaroten), kalsium, fosfor, zat besi, dan serat, yang berfungsi sebagai antioksidan. Selain itu, daun katuk juga mengandung steroid dan polifenol yang dapat meningkatkan kadar prolaktin, hormon pelancar ASI,” ujarnya.

    International Conference on Food Engineering & Biotechnology, Journal of Sauropos Adrogynus Leaf Extracts menyatakan bahwa ekstrak daun katuk dapat meningkatkan kuantitas produk ASI hingga 50,7 persen. Daun katuk juga dapat membantu kebutuhan mineral bagi ibu menyusui dan meningkatkan daya tahan tubuh Ibu. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia / Apriyani, Dipasangkan pada 2017 hingga Juara Olimpade Tokyo 2020

    Greysia / Apriyani berhasil jadi pasangan pertama di ganda putri Indonesia yang merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 pada cabang bulu tangkis.