Ibu Menyusui Minta Ayah Lakukan Pijat Oksitosin, Apa Itu?

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi menyusui. factretriever.com

    Ilustrasi menyusui. factretriever.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Ibu yang menyusui membutuhkan banyak dukungan untuk mensukseskan pemberian ASI kepada bayinya. Terutama dari keluarga khususnya sang Ayah. 

    Baca juga: Jangan Menyusui sambil Main Ponsel, Ini Kata Dokter

    Konselor laktasi Ameetha Drupadi, mengatakan Ayah ternyata memiliki peran penting dalam mendukung Ibu dalam memproduksi ASI. “Ayah merupakan pendukung nomor satu karena ia membantu ibu memproduksi hormon prolaktin dan oksitosin untuk kelancaran ASI,” kata Ameetha Drupadi di Jakarta, Rabu, 24 Oktober 2018. 

    Menurut Ameetha dukungan Ayah dapat berupa bergantian bertugas dalam pemberian
    ASI. Misalnya saja, Ayah dapat memberikan ASI perah. Selain itu, Ayah dapat mengganti popok ketika Ibu tengah beristirahat.

    ADVERTISEMENT

    Ayah juga dapat memberikan sentuhan berupa pijatan kepada Ibu yang dapat memberikan relaksasi bagi Ibu. “Tubuh kita memproduksi hormon oksitoksin atau dikenal sebagai hormon cinta. Hormon ini membantu produksi ASI. Dan hormon tersebut itu paling tinggi di punggung Ibu,” imbuhnya.

    Sehingga, saran dr. Ameetha, Ayah dapat memijat Ibu selama 15 menit.
    “Ibu dapat bersandar di kasur atau kursi. Kemudian, Ayah dapat memijat dengan gerakan memutar di bagian punggung atas hingga batas tali BH,” tutur konselor ASI yang berpraktik di RS Mayapada Jakarta.

    Kemudian, Ayah juga memijat punggung di bagian cengkungan di dekat leher dengan jempol dengan gerakan searah jarum jam. “Ketika ASI menetes, siapkan mangkok atau gelas untuk menampung ASI tersebut,” pungkas Ameetha Drupadi.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.