Punya Banyak Aktivitas, Dian Sastrowardoyo Pilih Fashion Simpel

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dian Sastrowardoyo saat ditemui dalam premier film <i>Aruna dan Lidahnya</i> di Jakarta, Kamis, 20 September 2018. Film ini disutradarai Edwin dengan penulis skenario Titien Watimena. TEMPO/Nurdiansah

    Dian Sastrowardoyo saat ditemui dalam premier film Aruna dan Lidahnya di Jakarta, Kamis, 20 September 2018. Film ini disutradarai Edwin dengan penulis skenario Titien Watimena. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Dian Sastrowardoyo memiliki beragam aktivitas setiap harinya. Sebagai ibu rumah tangga, artis dan pengusaha tentu menuntutnya untuk bisa bergerak cepat. Hal ini mempengaruhinya dalam pemilihan busana.

    Baca juga: Makna Cantik bagi Dian Sastrowardoyo  

    Dia ingin busana yang simpel dan bisa dikenakan dari pagi sampai malam. "Kalau saya kiblat gitu enggak terlalu nyari. Cuma kalau gaya fashion saya yang simpel aja. Kayak baju-baju yang bisa dipakai dari pagi tapi sampai malam gitu bisa masuk aja buat segala suasana," ungkap Dian ditemui usai fashion show di Jakarta Fashion Week 2019 di Jakarta, Rabu 24 Oktober 2018.

    Dian Sastrowardoyo pun merunut aktivitasnya mulai pagi hari sampai malam dan busana yang dikenakannya. "Jadi dari nganter anak sekolah yang agak santai sampai mungkin meeting yang harus agak resmi, sampai mungkin acara yang masih ada dinner lagi itu kan harus semi formal," lanjutnya.

    ADVERTISEMENT

    Dian Sastrowardoyo di Jakarta Fashion Week 2019. Instagram.com/@therealdisastr

    Sebab itu, Dian memilih urban style atau gaya wanita wanita karier untuk tampilan sehari-hari. "Lebih kayak urban, kayak metropolitan gitu, lebih kayak orang kerja," terang ibu dua anak itu.

    Di Jakarta Fashion Week 2019, Dian Sastrowardoyo berkolaborasi dengan Cotton Ink mengeluarkan koleksi khusus. Wanita berusia 36 tahun itu terjun langsung dalam merancang busananya. "Inspirasinya ibu-ibu yang bekerja tapi juga punya keluarga. Yang banyak aktivitas, teman-teman saya yang ibu-ibu Jakarta yang wanita karir, ibu saya sendiri gitu," tutup Dian.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...