Citra Scholastika Ungkap Alasan Bergaya Busana Nyentrik

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Citra Scholastika. Instagram.com

    Citra Scholastika. Instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Penampilan nyentrik penyanyi Citra Scholastika di Jakarta Fashion Week (JFW) 2019 menarik perhatian. Dengan warna rambut abu-abu dan paduan kacamata hitam, Citra mengenakan busana hitam dibalut tenun karya Anne Avantie.

    "Kalau rambut sebenarnya lagi iseng aja sama hair stylist aku, lucu-lucuan aja. Aku rambutnya lagi ash-grey, lagi ingin coba sesuatu yang beda," ujar Citra.

    Artikel lain:
    Puas Eksperimen, Citra Scholastika Ingin Rambutnya Panjang
    Citra Scholastika dan Asal Nama Cinderella

    Citra mengatakan busana yang dikenakannya adalah produk lokal dengan padanan celana koleksi merek sendiri. Ia mengaku menyukai gaya yang nyentrik seperti yang diusungnya di acara JFW 2019.

    ADVERTISEMENT

    "Ini lebih ke local production semua. Kalau celana ini produk aku sendiri. Kalau ini punya teman aku. Ini (tenun) punya bunda, kalau sepatu, ini apa ya, aku lupa. Ini lebih ke heels. Kacamata ini kayaknya kado dari teman. Aku suka yang nyentrik," paparnya.

    Citra mengaku tak memiliki inspirasi khusus dalam hal berbusana. Biasanya ia mencari referensi dengan mendatangi acara-acara fashion. Diakui Citra, inspirasi itu tak menutup kemungkinan datang dari artis luar maupun dalam negeri.

    Baca juga:
    Cara Putri Indonesia Sonia Fergina Citra Jaga Kesehatan Kulitnya

    "Aku datang ke acara JFW, datang ke acara fashion. Enggak ada spesifik yang aku ngefans banget. Apa aja bisa tiba-tiba, artis dalam negeri aku bisa ngefans banget," ujar Citra.

    Setidaknya tiga kata ini yang mendeskripsikan Citra dalam urusan berbusana. "Mungkin aku lebih ke boyish, lebih yang edgy, terus simpel sih. Aku enggak suka aksesoris, kalau lagi ingin aja pakai," jelasnya.

    AURA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.