Rabu, 21 November 2018

Nagita Slavina Jaga Kesehatan, Rutin Pijat dan Makan Seimbang

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nagita Slavina. instagram.com/raffinagita1717

    Nagita Slavina. instagram.com/raffinagita1717

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebagai selebriti Nagita Slavina memiliki kegiatan yang cukup padat setiap hari. Tidak hanya aktif di dunia hiburan, wanita yang dikenal dengan nama panggilan Gigi ini juga sibuk mengurus anaknya Rafathar Malik Ahmad.

    Baca juga: Rafathar Takut Sayuran, Ini Kiat Nagita Slavina Mengatasinya

    Nagita Slavina yang memiliki tubuh yang cukup kecil juga sering menggendong Rafathar anaknya yang berusia 3 tahun. Rafathar kini memiliki berat badan sekitar 17 kilogram, tentu saja menggendongnya dalam waktu lama membuat Nagita merasa pegal. 

    Dia pun sadar untuk terus bisa menggendong Rafathar, harus menjaga kesehatan fisiknya. “Aku banyak pijat aja sih. Kalau aku melihatnya mumpung masih mau sama aku ya sudah tidak apa-apa,” jelas Nagita Slavina saat ditemui di Plataran Menteng, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu. 

    Nagita Slavina dan anaknya, Rafathar Malik Ahmad di acara Cucurma Plus di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 19 Oktober 2018 (Tempo/Astari P Sarosa)

    Selain pijat, Nagita Slavina juga menjaga makanan yang dikonsumsinya. Dia memastikan makanan yang dimakan sehat dan seimbang. Jenis makanannya pun tidak dibatasi asalkan setiap hari ada kombinasi makanan yang memiliki semua nutrisi yang diperlukan. “Aku juga sudah tidak bisa banyak minum kopi soalnya bisa jadi asam lambung,” lanjut istri Raffi Ahmad ini.

    Sedangkan untuk Rafathar sendiri, Nagita Slavina memastikan anaknya mendapatkan makanan yang seimbang. Rafathar memiliki jadwal makan pagi, siang, dan malam yang teratur. Selain itu, ia juga sering memberikan camilan sehat, seperti buah di antara makanan beratnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komposisi Utang Merpati Nusantara Airlines

    Asa bisnis Merpati Nusantara Airlines mengembang menyusul putusan Pengadilan Niaga Surabaya yang mengabulkan penundaan kewajiban pembayaran utang.