Cerita Seleksi dan Tantangan Penata Rambut di JFW 2019

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Persiapan hair stylist untuk Jakarta Fashion Week 2019 di L'Oral Academy, Jakarta Selatan, Kamis 18 Oktober 2018. TEMPO | Astari P Sarosa

    Persiapan hair stylist untuk Jakarta Fashion Week 2019 di L'Oral Academy, Jakarta Selatan, Kamis 18 Oktober 2018. TEMPO | Astari P Sarosa

    TEMPO.CO, Jakarta - Jakarta Fashion Week 2019 akan berlangsung pada Sabtu sampai Jumat, 20 - 26 Oktober 2018, di Senayan City, Jakarta Pusat. Di acara ini, penampilan dari ujung rambut sampai kaki menjadi perhatian. Selera fashion, pilihan aksesoris, sampai tata ramput pun mesti detail maksima.

    Baca: 180 Desainer akan Tampil di Jakarta Fashion Week 2019

    Mengenai gaya rambut, penyelenggara JFW 2019 bekerja sama dengan L’Oreal Professionnel menyaring ratusan hair stylist untuk acara tersebut. Sebanyak 55 penata rambut dipilih dari 135 peserta dari 20 kota di Indonesia, yang mengikut audisi untuk menjadi penata rambut di belakang panggung atau backstage hair stylist.

    Mereka ditantang untuk menampilkan gaya rambut yang cantik, unik, dan mengikuti tren terbaru. Sebanyak 55 penata rambut itu mengikuti pelatihan dasar dari tanggal 24 sampai 26 September 2018 lalu kemudian menerima pelatihan gaya rambut high fashion bersama makeup artist Qiqi Franky.

    ADVERTISEMENT

    Persiapan hair stylist untuk Jakarta Fashion Week 2019 di L’Oréal Academy, Jakarta Selatan, Kamis 18 Oktober 2018. TEMPO | Astari P Sarosa

    "Saya tatap muka dengan setiap desainer dari 6 bulan yang lalu. Tahun lalu kami menciptakan sekitar 700 looks dan tahun ini menjadi 300 gaya rambut," kata Qiqi Franky di DBS Bank Tower, Jakarta Selatan, Kamis 18 Oktober 2018. Para penata rambut yang sudah terpilih tadi mendapat kesempatan untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam menciptakan berbagai kreasi tatanan rambut dalam waktu 10 sampai 20 menit.

    Artikel lainnya: Make Over Cari Makeup Artist Terbaik untuk JFW 2019

    Beraneka gaya yang akan dibuat antara lain kepang, kuncir kuda, rambut keriting, dan wet hair look yang sedang tren. "Berbagai macam pelatihan dan teknik styling sudah saya pelajari. Mula dari teknik yang paling dasar hingga tingkatan yang lebih tinggi, yang belum pernah saya dapatkan," ujar Shanty, penata rambut dari Beauty Corner Manado yang lulus seleksi.

    Persiapan hair stylist untuk Jakarta Fashion Week 2019 di L’Oréal Academy, Jakarta Selatan, Kamis 18 Oktober 2018. TEMPO | Astari P Sarosa

    Shanty baru kali ini menjadi penata rambut di Jakarta Fashion Week. Shanty yang juga seorang penata rias ini mengatakan kalau proses belajarnya susah-susah gampang dan ada banyak gaya yang menarik. Dalam pergelaran JFW 2019 nanti, satu model bisa berganti gaya rambut sampai 10 kali dalam sehari.

    Tingkat kesulitan menata gaya rambut tertentu juga disesuaikan dengan jadwal peragaan busana. Untuk tata rambut yang lebih sulit dan unik biasanya diterapkan pada peragaan busana di malam hari. Sedangkan yang lebih sederhana untuk peragaan busana di jadwal yang lebih pagi. Dari pengalaman ini, para penata rias bisa menerapkan teknik dan gaya terbaru yang mereka pelajari ke salon masing-masing.

    Artikel lainnya:


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...