Ratu Meta Jalani Laser Lipolysis Buang 7 Liter Lemak

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyanyi dangdut, Ratu Meta, dikabarkan akan menjadi istri seleb kontroversial, Vicky Prasetyo. Pasangan telah melakukan pemotretan pre-wedding di sebuah studio foto di Pluit, Jakarta Utara, Kamis, 13 Maret 2015. Youtube.com

    Penyanyi dangdut, Ratu Meta, dikabarkan akan menjadi istri seleb kontroversial, Vicky Prasetyo. Pasangan telah melakukan pemotretan pre-wedding di sebuah studio foto di Pluit, Jakarta Utara, Kamis, 13 Maret 2015. Youtube.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Beberapa waktu lalu penyanyi dangdut Ratu Meta merasakan tubuhnya mulai membesar, terutama di bagian perut, lengan, dan tubuh bagian belakang. Kesulitan menerapkan diet, Ratu Meta memilih cara yang praktis untuk membuang lemak di beberapa bagian tubuhnya tadi.

    Ratu Meta mengeluarkan uang hingga ratusan juta untuk menjalani operasi Laser Lipolysis. Setelah operasi, Ratu Meta mengatakan sekitar 7 liter lemak berhasil dikeluarkan dari tubuhnya.

    "Langsung kelihatan bedanya, lengan mengecil dan perut juga rata. Jauh beda sebelum dan sesudah operasi," kata Ratu Meta di Nibelth Medical Centre, Jakarta Selatan, Kamis 18 Oktober 2018.

    Baca juga:

    Kumalasari Langsing dan Cantik, Intip Perawatan yang Dilakukan

    Dokter di Nibelth Medical Centre yang menangani operasi Lase Lipolysis Ratu Meta, Shera Banu menjelaskan proses operasi berlangsung selama 6 jam. "Pasien dalam kondisi dibius sehingga tidak merasakan apa-apa," ucap dia.

    Ratu Meta puas dengan hasil operasi Laser Lipolysis. "Aku jadi lebih percaya diri. Ya cantik, ya sehat," ucap Ratu Meta. Perempuan 28 tahun ini mengatakan lebih baik mengeluarkan uang banyak dengan hasil yang memuaskan ketimbang berulang kali keluar uang dengan hasil yang belum tentu sesuai harapan.

    AURA

    Artikel lainnya:
    Susi Pudjiastuti Tunjukkan Rok Cheerleader, Nostalgia Langsing


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.