6 Tips Mengurangi Polutan Penyebab Alergi Menjajah Rumah

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi membersihkan rumah. Shutterstock.com

    Ilustrasi membersihkan rumah. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Polutan penyebab alergi bertebaran di dalam rumah. Karena itulah kita perlu membersihkan setiap sudut rumah secara seksama.

    Untuk mengatasi sejumlah polutan tersebut berikut beberapa tips untuk menjaga rumah dan kesehatan.

    Artikel terkait:
    Mengenal Aneka Polutan di Rumah dan Penyebab Alergi
    2 Kondisi Rumah yang Bisa Memicu Alergi

    1. Jangan merokok dalam rumah
    Satu solusi untuk menurunkan kadar polutan dalam udara secara pasti, khususnya jenis nitrogen dioksida, adalah tidak merokok di dalam rumah. Anda juga bisa mulai berhenti melakukan kebiasaan itu untuk menjaga kesehatan seluruh keluarga.

    ADVERTISEMENT

    2. Gunakan penyegar ruangan alami
    Kurangi penggunaan penyegar ruangan seperti parfum ataupun lilin yang banyak menghasilkan polutan. Mulailah menggunakan wewangian dari alam, seperti bunga, minyak esensial, baking soda, dicampur dengan beberapa tetes air lemon, juga membuat penyegar udara yang efektif.

    3. Pilihkan produk rumah yang ramah lingkungan
    Banyak peralatan membersihkan rumah menghasilkan gas karsinogenik. Gunakan pembersih ramah lingkungan atau alami jika memungkinkan, yang mengandung sedikit atau tidak ada wewangian dan bahan kimia sintetis.

    ilustrasi bersih-bersih (pixabay.com)

    4. Jaga kebersihan lantai
    Kenyataan bahwa banyak produk pembersih mengandung polutan seharusnya tidak membuat Anda berahti-hati dalam pekerjaan rumah tangga. Pengisapan yang teratur dan menyeluruh membantu menjaga debu rumah tetap terkendali. Menurut laporan Dyson, mengepel dengan air biasa pun dapat membersihkan debu yang mungkin tak terlihat. Kain pembersih microfibre juga sangat efektif membersihkan debu. Tambahan, Anda mungkin juga perlu menghindari penggunaan karpet. Meski mempercantik rumah, karpet memberi ruang hidup pada polutan.

    5. Ventilasi rumah
    Ventilasi yang buruk menyebabkan polutan menumpuk di rumah, juga menciptakan tempat berkembang biak untuk jamur. Buka jendela sesering mungkin di seluruh rumah untuk meningkatkan sirkulasi udara. Jangan menggunakan penutup ketika memasak dengan kompor gas.

    Baca juga:
    Waspadai Tempat-tempat Sumber Alergi di Rumah  
    Menghalau Datangnya Alergi

    6. Membeli alat pembersih udara
    Pembersih udara berkinerja tinggi dapat membantu menyaring bulu hewan peliharaan, tungau, debu, dan bakteri, dan yang dilengkapi dengan filter yang dapat menangkap mikroba sekecil 0,1 mikron. Perhatikan pula filter karbon karena ini mereduksi berbagai macam gas berbahaya termasuk emisi industri, asap memasak, dan senyawa organik yang mudah menguap (VOC).


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.