Merasa Berumur, Sandra Dewi Targetkan Anak Kedua Sebelum 40 Tahun

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sandra Dewi dan putranya, Raphael Moeis. Tabloidbintang.com

    Sandra Dewi dan putranya, Raphael Moeis. Tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Punya satu anak belum cukup buat Sandra Dewi dan suami, Harvey Moeis. Setelah dikaruniai Raphael Moeis, sembilan bulan lalu, Sandra Dewi dan suami sudah berencana untuk menambah momongan.

    Sandra Dewi mengaku ingin memberi adik untuk Raphael sebelum usianya 40 tahun.

    "Begini, kan aku sudah 30-an jadi lebih baik aku cepat-cepat lah dari pada telat-telat. Sudah usia 40 nanti makin capek. Sekalian badannya hancur-hancuran sama waktunya juga. Aku sudah lama enggak tidur panjang juga," ungkap Sandra Dewi.

    Baca juga:
    Sandra Dewi Mengurung Diri Setelah Melahirkan, Apa Sebabnya?
    Sandra Dewi Bawa Perangkat Lenong Demi Nutrisi Anak Tercukupi

    ADVERTISEMENT

    Aktris dan presenter berusia 35 tahun itu berharap dikaruniai anak perempuan agar lengkap. Namun, Sandra Dewi pasrah kepada Tuhan.

    "Penginnya cewek, tapi kalau Tuhan kasih cowok ya enggak apa-apa juga," kata Sandra Dewi.

    Senada dengan Sandra, sang suami pun berharap sama. Mau anak perempuan atau laki-laki, Harvey akan senang menerimanya.

    Artikel lain:
    Ini yang Dirindukan Sandra Dewi dari Kehidupan Lajangnya

    "Kalau suami mah suka-suka aku sebenarnya, suami pengin dua anak ya. Dia mah enak ya, nah gue yang harusnya gendut lagi. Makanya ya dia bilangnya terserah cowok atau cewek," terang Sandra Dewi.

    Meski demikian, Sandra Dewi dan Harvey Moeis masih manjalani proses alami, belum berpikir untuk mengikuti program kehamilan.

    AURA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Pernikahan dan Hajatan saat PPKM Level 4 dan 3, Ada Sanksi jika Melanggar

    Pemerintah mengatur resepsi pernikahan saat PPKM Level 4 dan lebih rendah. Aturan itu diikuti sanksi bagi pelaku usaha, perorangan, dan kepala daerah.