Awas Terjebak dalam Mitos Kulit Berminyak, Simak Uraian Dokter

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi perempuan dengan kulit berminyak di daerah T, dan kulit kering di pipi dan bibir. shutterstock.com

    Ilustrasi perempuan dengan kulit berminyak di daerah T, dan kulit kering di pipi dan bibir. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kulit wajah yang berminyak rentan berbagai masalah kulit, mulai dari kusam, komedo, hingga jerawat. Hal ini menyebabkan pemilik kulit berminyak harus ekstrateliti dalam merawat wajah, dari mencoba perawatan di klinik kecantikan hingga menerapkan kiat-kiat perawatan yang kita baca di media maupun dengar dari orang lain.

    Tidak semua yang kita baca dan dengar pasti benar dan cocok. Berikut mitos dan fakta seputar perawatan kulit wajah berminyak. 

    Baca juga:
    3 Langkah Mudah Merawat Kulit Berminyak
    Aturan Mudah untuk Merawat Kulit Berminyak

    Mitos
    Kulit berminyak harus sering mencuci muka.

    ADVERTISEMENT

    Fakta
    Dermatolog dari Ultimo Clinic Alam Sutera, Tangerang Selatan, dr. Refla Syarif, SpKK menerangkan  bahwa kulit wajah berminyak tidak perlu sering dicuci.

    “Meski kulit yang sangat berminyak mengganggu penampilan, kita enggak bisa mengatasinya memakai cara instan dengan mencuci muka terlalu sering. Untuk jenis kulit apapun, sebaiknya mencuci muka memakai sabun pembersih wajah maksimal  tiga kali sehari agar kelembapan alami kulit tidak hilang. Kalau misalnya wajah sangat berminyak, bisa dikurangi dengan menggunakan kertas penyerap minyak,” saran Refla.

    Mitos
    Kulit berminyak tidak perlu menggunakan toner

    Fakta
    Penggunaan toner sering dilewatkan oleh para pemilik kulit wajah berminyak karena merasa wajah sudah cukup bersih hanya dengan mencuci muka atau khawatir wajah menjadi terlalu lembap setelah penggunaan toner.

    Padahal menurut Refla, selain membersihkan sisa kotoran setelah mencuci muka, kandungan di dalam toner mampu mengembalikan keseimbangan pH kulit sehingga  menenangkan, menghaluskan permukaan kulit, serta menghilangkan kelebihan minyak di wajah.

    “Kandungan toner kini lebih bervariasi seperti ada kandungan pencerahnya, antiaging, sampai salisilat. Tinggal disesuaikan saja dengan kebutuhan dan jenis kulit,” terangnya.

    Mitos
    Kulit berminyak tak perlu menggunakan pelembap.

    Fakta
    Ini mitos yang paling banyak didengar oleh para pemilik kulit wajah berminyak. “Untuk apa pakai pelembab lagi, kan sudah berminyak kulitnya?” Ini tidak benar. Dermatolog dari ID Beauty Clinic Jakarta, dr. Maria Charlotte, B Med Sci mengatakan, menggunakan pelembap itu wajib hukumnya.

    “Pelembap itu penting digunakan untuk segala jenis kulit, baik kering atau berminyak. Kulit berminyak belum tentu terhidrasi dengan baik. Pelembap berguna untuk menghidrasi kulit wajah. Supaya tidak lengket, pilih pelembap yang teksturnya ringan dan matte sehingga bisa digunakan untuk mengontrol minyak berlebih,” sarannya.

    Artikel lain:
    Kulit Berminyak, Perlukah Pakai Pelembap?
    4 Langkah Perawatan Kulit Berminyak ala Wanita Korea

    Mitos
    Kulit wajah berminyak tak boleh berias terlalu tebal.

    Fakta
    Sebenarnya tidak hanya pemilik kulit wajah berminyak saja yang sebaiknya tidak berias terlalu tebal. “Pemilik kulit wajah normal pun kalau sedang berjemur di bawah sinar matahari langsung saya sarankan tidak  menggunakan riasan terlalu tebal karena bisa menyebabkan kulit,” ungkap Maria. 

    Ketika pemilik kulit wajah berminyak berdandan terlalu tebal, minyak akan tetap merembes keluar sehingga riasan tidak menempel sempurna pada kulit.

    “Saya sarankan untuk kulit berminyak menggunakan riasan yang kandungannya ringan atau berlabel oil free agar tahan lama dan menempel dengan baik,” imbuhnya.

    AURA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia / Apriyani, Dipasangkan pada 2017 hingga Juara Olimpade Tokyo 2020

    Greysia / Apriyani berhasil jadi pasangan pertama di ganda putri Indonesia yang merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 pada cabang bulu tangkis.