7 Makanan untuk Maksimalkan Kerja Otak, Merangsang Anak Cerdas

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ibu menemani anaknya belajar. shutterstock.com

    Ilustrasi ibu menemani anaknya belajar. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kecerdasan anak bisa dipengaruhi gen dan faktor eksternal, seperti asupan nutrisi dan giat belajar. Mengenai asupan nutrisi, ada beberapa makanan yang bisa dipilih untuk memaksimalkan kerja otak.

    Baca:
    Sandra Dewi Bawa Perangkat Lenong Demi Nutrisi Anak Tercukupi

    Pakar parenting Jarot Wijanarko dalam buku berjudul 'Memaksimalkan Otak Anak Anda' menyebutkan beberapa makanan yang bisa diberikan kepada anak untuk merangsang kecerdasannya. Berikut ini rinciannya:

    1. Ikan salmon
    Ikan salmon. ndtvimg.com
    Ikan salmon mengandung sumber terbaik asam lemak omega-3, EPA, dan DHA yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan fungsi otak. Penelitian menunjukkan bahwa anak yang mendapatkan asupan asam lemak omega 3 mempunyai kemampuan berpikir yang lebih tajam. Ikan salmon juga memiliki kandungan omega 3 lebih banyak ketimbang ikan tuna.

    2. Telur
    ilustrasi telur (pixabay.com)
    Telur merupakan sumber protein mudah dijumpai dan harganya terjangkau. Kuning telur mengandung kolin, zat yang dapat membantu perkembangan memori.

    3. Selai kacang
    Ilustrasi selai kacang. shutterstock.com

    Kacang tanah dan selai kacang merupakan sumber vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan yang dapat melindungi membran sel saraf. Kandungan thiamin dan vitamin E membantu otak dan sistem saraf dalam penggunaan glukosa untuk membentuk energi yang dibutuhkan tubuh.

    Selanjutnya: Glukosa, antioksidan, dan serat

    Artikel lainnya:
    Anak Sehat, Idealnya Jadi Anak Cerdas
    Nutrisi Pengaruhi Kemampuan Bersosialisasi pada Anak


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kasus Harian Covid-19, Hampir Tiap Bulan Rekor

    Pada 29 November 2020, Kasus Harian Covid-19 sebanyak 6.267 merupakan rekor baru dalam penambahan harian kasus akibat virus corona di Indonesia.