Titi Kamal Pakai Tokoh Seram Ajarkan Anak Cuci Tangan

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi cuci tangan (pixabay.com)

    ilustrasi cuci tangan (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasangan artis Titi Kamal dan Christian Sugiono selalu mengingatkan kedua anaknya, Arjuna Zayan Sugiono dan Kai Attar Sugiono, agar terbiasa cuci tangan. Anak pertama Titi Kamal, Juna yang berusia 5 tahun, pernah menanyakan alasan harus cuci tangan sebelum dan setelah makan, serta saat keluar dari kamar mandi.

    Baca: Ada Apa Antara Rebusan dan Titi Kamal yang Aktif?

    Untuk menjawab pertanyaan itu, Titi Kamal dan Christian Sugiono menggunakan buku cerita yang menunjukkan tokoh kuman yang seram yang bisa membuat orang sakit. Kuman itu bisa hilang dan kalah dengan mencuci tangan.

    Supaya anak ingat pentingnya mencuci tangan, Titi Kamal sampai membacakan buku cerita ini setiap hari. Dengan begitu, Juna rajin mencuci tangan. "Di buku itu ada gambar kuman yang menyeramkan dan tokoh yang jarang cuci tangan terkena infeksi dan sakit. Juna melihat itu jadi langsung mau cuci tangan terus," ucap Titi Kamal, di Jakarta Selatan, Senin 15 Oktober 2018.

    ADVERTISEMENT

    Titi Kamal dan Christian Sugiono di acara Lifebuoy #GabungAksiCuciTangan di kawasan Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin 15 Oktober 2018. TEMPO | Astari P Sarosa

    Walaupun anak keduanya, Kai, belum genap 1 tahun, Titi Kamal juga sudah membiasakan mencuci tangannya sebelum makan dan setelah beraktivitas. "Karena Kai sudah mulai makan sendiri, pegang kue, pegang macam-macam juga langsung setelahnya memasukkan tangan ke mulut. Jadi aku membiasakan dia cuci tangan sedini mungkin," kata Titi Kamal.

    Kebiasaan mencuci tangan ini, Titi Kamal melanjutkan, tidak hanya diterapkan di rumah, namun juga di luar. Misalnya saat berada di restoran, sebelum makan selalu cuci tangan. Dan yang penting juga, sebagai orang tua, Titi Kamal dan Christian Sugiono memberi contoh dengan rajin mencuci tangan.

    Artikel lainnya:
    Cara Unik Titi Kamal Sempotkan Parfum, Seperti `Diguyur'


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...