Tips Mengganti Popok Bayi

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi popok bayi. Bestprodutc.com

    Ilustrasi popok bayi. Bestprodutc.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Bayi yang memakai popok umumnya bisa tidur lebih tenang dan kamar tidak bau ompol. Namun pemakaian popok juga memiliki tantangan tersendiri karena kulit kerap ruam atau kemerahan karena iritasi.

    Baca:
    Beragam Pertimbangan Ibu Saat Memilih Popok Bayi, Apa Saja?

    Jika popok sudah mulai penuh, bayi biasanya mulai rewel karena merasa tidak nyaman. Telebih jika mengalami ruam di sekitar bokong, pangkal paha bagian dalam, dan sekitar kemaluan, kulit bayi terasa gatal sampai perih.

    Dokter spesialis anak dari RSIA Kendangsari, Dini Adityarini mengatakan ruam popok bisa terjadi karena pemakaian popok yang terlalu kencang, sisa urine dan kotoran bayi yang dibiarkan terlalu lama membuat kulit menjadi lembap, gatal hingga infeksi saluran kencing karena terpapar bakteri.

    "Penting bagi orang tua untuk rutin mengganti popok minimal 6 kali sehari. Popok harus langsung diganti segera setelah bayi buang air besar," kata Dini Adityarini. "Jangan sampai faeses mengering di dalam popok karena dapat menyebabkan paparan bakteri pada kulit bayi."

    Ilustrasi popok bayi sekali pakai dan cloth diapers. kangacare.com/Pop-buzz.com

    Pertumbuhan balita juga membuat ukuran popok berubah menyesuaikan berat badan. Jangan memaksakan popok yang sudah kekecilan atau terlalu besar karena tentu mengganggu kenyamanan bayi. Selain itu, ketahui cara mengganti popok yang benar, berikut ini:

    1. Arah membersihkan kelamin bayi harus dari depan ke belakang untuk menghindari bakteri di faeses berpindah ke saluran kemih.

    2. Menggunakan air yang mengalir dari arah depan ke belakang, jangan hanya mengusap dengan tisu basah karena akan menimbulkan iritasi.

    3. Keringkan area kemaluan bayi dan sekitarnya dengan handuk yang lembut. Keringkan perlahan dengan cara menepuk-nepukkan handuk.

    4. Tidak menaburkan bedak di sekitar kelamin saat mengganti popok.

    5. Pakaikan popok dengan pas dan perlahan. Jangan lupa sesuaikan ukuran popok dengan tubuh bayi.

    Baca juga:
    Dokter Jelaskan Alasan Bayi Sebaiknya Gunakan Popok Sekali Pakai


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.