Kisah Angel Lelga Galau 2 Minggu karena Pikirkan Vicky Prasetyo

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Vicky Prasetyo dan Angel Lelga . Tabloidbintang.com

    Vicky Prasetyo dan Angel Lelga . Tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Rumah tangga Angel Lelga dan Vicky Prasetyo di ambang kehancuran. Pada 20 September 2018, Vicky Prasetyo mengajukan permohonan talak cerai ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Sejak itu, Angel Lelga menutup diri selama 2 pekan. Apa yang terjadi?

    Baca: Angel Lelga - Vicky Prasetyo Terancam Bubar di Fase Realitas

    "Dua minggu kemarin saya merenung. Saya enggak mau bertemu orang-orang, enggak mau syuting, enggak mau kegiatan lain. Dua minggu itu saya merenung kok bisa kayak gini," kata Angel Lelga di kawasan Ciledug, Tangerang. "Saya tidak ingin merusak hati sendiri. Apapun yang terjadi dengan diri saya, apapun yang sudah dikhianati, dilukai, saya coba merenung."

    Selama 2 pekan itu, wanita 33 tahun tersebut lebih banyak instropeksi diri tentang apa yang sudah terjadi. Hingga akhirnya Angel Lelga memutuskan apapun yang terjadi dalam rumah tangganya tak boleh membuat dia terpuruk.

    ADVERTISEMENT

    Pernikahan Angel Lelga dan Vicky Prasetyo (Tabloid Bintang)

    "Saya berpikir dengan kejernihan. Begitu kembali menghadapi kenyataan, harus ketemu orang, syuting, sosialisasi, itu yang bikin saya ya sudah," ucap Angel Lelga. "Harus berbaik sangka sama Allah dan enggak boleh terus terpuruk."

    Angel Lelga memilih memaafkan dan membiarkan semua ituterjadi. "Saya mengikhlaskan semuanya supaya tidak ada rasa dendam dan sakit hati," ucap Angel Lelga yang kini menjadi calon anggota legislatif dari Partai Perindo.

    TABLOIDBINTANG

    Baca juga:
    Sebab Angel Lelga Anteng Meski Bakal Pisah dari Vicky Prasetyo


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.