Kiat Membuang Obat Tak Terpakai agar Tidak Disalahgunakan

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi obat (pixabay.com)

    ilustrasi obat (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kita sering tidak sadar membuang obat yang sudah rusak atau kadaluarsa di tong sampah rumah. Padahal, hal itu salah karena bisa memicu penyalahgunaan obat maupun kemasan obat.

    Hal ini diungkapkan Indri Mulyani Bunyamin, Ketua Hisfarkesmas di sela Gathering Blogger and Journalist: Be Smart and Fun with Pharmacists, yang digelar Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) di Jakarta, belum lama ini.

    Artikel lain:
    Awas, Obat-obatan Ini Berpotensi Memicu Depresi
    Tip Agar Anak Tak Takut Minum Obat
    Cara Mudah Jadi Langsing secara Alami tanpa Obat
    5 `Obat` Penyemangat Saat Kamu Sedih

    “Obat sisa atau obat yang sudah kadaluarsa tidak bisa dibuang sembarangan ke tempat sampah,” jelas Indri .

    ADVERTISEMENT

    Ia menjelaskan ada beberapa cara yang aman untuk membuang obat. Bila obat tersebut dikemas dalam botol, maka lepaskan label obat dari botolnya.

    “Sebelum dibuang, lepaskan label obat dari botolnya untuk menghindari penyalahgunaan penggunaan wadah obat tersebut,” ujarnya.

    Sementara, untuk obat yang berbentuk tablet atau kapsul, sebaiknya sebelum dibuang kita gerus terlebih dahulu. Kemudian dicampur dengan tanah dan dimasukkan ke dalam plastik, baru dibuang ke tempat sampah.

    Untuk jenis salep, gel, dan cream harus dikeluarkan terlebih dahulu dari pot atau tubanya dan campur obat tersebut dengan tanah lalu masukkan plastik dan buang ke tempat sampah.

    Obat yang berbentuk cairan, harus dicampur dulu dengan air kemudian campuran tersebut dibuang ke dalam kloset.

    AURA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.