Jumat, 19 Oktober 2018

Awas, Obesitas dan Kurang Vitamin D Bisa Sebabkan Kanker Payudara

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menangkal Teror Kanker Payudara

    Menangkal Teror Kanker Payudara

    TEMPO.CO, Jakarta - Meningkatnya risiko kanker payudara disebabkan bertambahnya usia dan faktor genetika. Ternyata penelitian terbaru menemukan bahwa ada korelasi antara kekurangan vitamin D dan obesitas.

    Penelitian tersebut dipublikasikan di The Journal of the North American Menopause Society (NAMS) yang melibatkan lebih dari 600 perempuan Brasil dan menyebutkan bahwa vitamin D dapat mengurangi risiko kanker payudara.

    Baca juga:
    Kanker Payudara Stadium Nol Adakah Gejalanya
    7 Cara Simpel Menurunkan Risiko Kanker Payudara
    Mengenali Perempuan yang Berisiko Terkena Kanker Payudara
    6 Mitos Kanker Payudara yang Harus Diabaikan

    ScienceDaily menyebut bahwa perempuan pascamenopause berisiko kekurangan vitamin D saat didiagnosis menderita kanker payudara dibanding dengan perempuan dalam kelompok usia yang sama tanpa kanker, dilansir dari PopSugar.

    Walaupun literatur yang diterbitkan tidak konsisten mengenai manfaat dari tingkat vitamin D dan kanker payudara, penelitian ini dan lainnya menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat vitamin D di dalam tubuh berkaitan dengan menurunnya risiko kanker payudara. Begitu kata Direktur Eksekutif NAMS, JoAnn Pinkerton, MD, NCMP.

    Pinkerton menyebut vitamin D dapat berperan mengendalikan sel-sel kanker payudara dan menghentikan pertumbuhannya. Vitamin D berasal dari paparan sinar matahari langsung, suplemen vitamin D2, dan makanan yang kaya vitamin D.

    Asupan vitamin D adalah 600 IU per hari. Meski demikian, tetap berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui apakah Anda memerlukan asupan suplemen vitamin D dalam jumlah yang lebih banyak.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jamal Khashoggi Diduga Dijagal di Kediaman Konjen Arab Saudi

    Jamal Khashoggi mendatangi Konsulat Jenderal Arab Saudi namun tak pernah keluar lagi. Ada dugaan ia dijagal usai dibawa ke kediaman konsul jenderal.