Selasa, 20 November 2018

Ketahui Rasa Gelato yang Rentan Mengandung Rum dan Alkohol

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelato di restoran Iceberg Caffe Pizza and Gelato di kawasan Cikini, Jakarta Pusat. TEMPO | Rini K

    Gelato di restoran Iceberg Caffe Pizza and Gelato di kawasan Cikini, Jakarta Pusat. TEMPO | Rini K

    TEMPO.CO, Jakarta - Kalau suka makan gelato, kamu harus tahu kalau ada rasa gelato tertentu yang mengandung alkohol atau rum untuk menambah cita rasanya sehingga lebih enak. Pemilik restoran Iceberg Caffe Pizza and Gelato di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Eddy Saputra mengatakan ada dua rasa gelato yang biasanya ditambahkan alkohol atau rum, yakni gelato rasa tiramisu dan cokelat.

    "Kalau orang bilang ada gelato yang paling enak, itu pasti mengandung alkohol atau rum," kata Eddy Saputra di Jakarta. Demi mengusung restoran dengan konsep halal, dia memilih menyuguhkan gelato dengan cita rasa asli yakni tanpa alkohol dan rum.

    Eddy Saputra sengaja menyesuaikan pakem rasa gelato ini dengan masyarakat Indonesia yang sebagian besar muslim. "Kami kembali ke selera awal. Yang penting halal," kata dia. "Yang ini rasanya lebih kalem." Di negara asalnya, Italia, gelato dibuat dari susu sapi kemudian dicampur alkohol atau rum. Baru ditambah aneka buah untuk variasi rasa.

    Gelato di restoran Iceberg Caffe Pizza and Gelato di kawasan Cikini, Jakarta Pusat. TEMPO | Rini K

    Gelato yang disajikan di restoran Iceberg Caffe Pizza and Gelato ini mengambil inti resep dari Italia. "Terbuat dari susu dan tidak dicampur air sama sekali," kata Chef Andi Suhandi. Prosesnya, susu full cream dimasak sekitar 4 sampai 6 jam kemudian dimasukkan ke freezer untuk difermentasi selama 2 hari. Untuk membuat cita rasa tertentu, sari gelato itu dicampur dengan pasta atau buah sesuai selera.

    Dari 14 varian rasa gelato yang tersedia di restoran Iceberg Caffe Pizza and Gelato, Eddy Saputra mengatakan favorit pengunjung adalah gelato rasa vanilla dan nutella. Selain menyuguhkan gelato dengan harga Rp 32 ribu per scoop, restoran ini juga menghadirkan pizza yang dimatangkan dengan cara dibakar di dalam tungku.

    Chef restoran Iceberg Caffe Pizza and Gelato, Andi Suhandi menunjukkan pizza yang telah dipanggang dalam tungku. TEMPO | Rini K

    Eddy Saputra menjelaskan, tungku yang berada di sudut restoran itu sengaja didatangkan dari Italia. "Tungku ini dibuat selama 8 bulan di sana dengan menggunakan material keramik yang berbeda untuk menunjang kematangan dan aroma pizza yang lebih lezat," ucap Eddy.

    Jika menggunakan cara memasak pizza ala Italia, maka pizza mesti dibakar dengan kayu yang berasal dari tanaman buah. Tujuannya, menjaga aroma pizza supaya kian nikmat tercium.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Sisi Gelap Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman

    Kasus pembunuhan Jamal Khasoggi yang diduga dilakukan oleh Kerajaan Arab Saudi membuat dunia menyorot empat sisi gelap Mohammed bin Salman.