Selasa, 20 November 2018

Penyebab Kulit Bayi Lebih Sensitif dan Cara Menanganinya

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bayi baru lahir. shutterstock.com

    Ilustrasi bayi baru lahir. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kulit bayi sangat sensitif, bersifat unik, dan secara alami jauh lebih kering dibandingkan kulit orang dewasa. Pada dasarnya, struktur kulit bayi mencapai 30 persen lebih tipis dari kulit orang dewasa dan dapat kehilangan kelembaban lebih cepat, bahkan dua kali lebih cepat pada kenyataannya, yang berarti rentan terhadap kekeringan dan iritasi.

    Saat ini, di banyak kota besar, bayi lebih sering berada di lingkungan atau ruangan dingin yang dapat menyebabkan kulit bayi menjadi kering dan gatal. Permasalahan kulit yang timbul akibat kulit bayi yang sensitif ini sering sekali menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi oleh orang tua.

    Baca juga:
    Kenali Kulit Anak, Normal, Kering, atau Atopik
    Ketahui Jenis Kulit Bayi Sejak Lahir untuk Mencegah Penyakit
    3 Langkah Memandikan Bayi agar Tak Membahayakan Kulitnya
    Jenis Gangguan Kesehatan pada Kulit Bayi di Awal Kelahiran

    Dokter spesialis kulit Akbar Wedyadhana menjelaskan bahwa kulit bayi dan anak berbeda dari orang dewasa. Walaupun strukturnya sama, belum berfungsi dengan optimal.

    Kulit bayi dan anak lebih tipis, jaringan antarsel relatif lebih longgar, sistem pertahanan tubuh alamiah maupun adaptif di kulit belum cukup matang. Kondisi yang belum berfungsi matang inilah yang membuat kulit bayi rentan terjadi ruam, iritasi, dan masalah kulit lain.

    Maka, sangat disarankan untuk merawat kulit bayi secara tepat, khususnya bayi dengan riwayat kulit sensitif atau eksim (dermatitis atopik) dengan menggunakan produk perawatan berpelembap yang mengandung emolien.

    “Salah satu jenis emolien yang bisa dipilih adalah colloidal oatmeal yang dapat mengatasi kekeringan kulit, menurunkan peradangan, dan memperbaiki sawar kulit,“ ujarnya.

    Selain itu, Akbar juga menyarankan orang tua untuk mengurangi penggunaan produk yang mengandung deterjen, antiseptik, pewangi, atau alkohol yang dapat menyebabkan kulit bayi menjadi kering dan mencetuskan ruam pada kulit bayi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    21 November, Hari Pohon untuk Menghormati Julius Sterling Morton

    Para aktivis lingkungan dunia memperingati Hari Pohon setiap tanggal 21 November, peringatan yang dilakukan untuk menghormati Julius Sterling Morton.