Dokter Jelaskan Ciri Kamar Anak yang Sehat

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kamar anak. Pixabay.com

    Ilustrasi kamar anak. Pixabay.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Setiap orang tua tentu ingin memberikan yang terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Salah satunya menyediakan kamar anak yang bersih dan aman dari kotoran dan bakteri. 

    Baca juga: Warna Kamar Anak dan Pengaruhnya pada Tingkah Laku

    Dokter spesialis anak konsultan gastrohepatologi, Ariani Dewi Widodo, mengatakan kamar anak yang bersih dan sehat harus memiliki ventilasi yang baik. "Tidak ada barang yang menumpuk," ujarnya, di Jakarta, Rabu, 26 September 2018. 

    Banyak orang tua yang suka mengumpulkan semua karya atau gambar anak di dalam kamar dam menumpuknya di bagian pojok kamar. Barang yang menumpuk dapat mengumpulkan kuman-kuman yang dapat menyebabkan alergi pada anak serta masalah pernapasan.

    Selain ventilasi bagus dan tidak ada barang menumpuk, hal yang harus diperhatikan adalah pemilihan lampu. Dokter Ariani mengingatkan agar cahaya lampu di kamar anak cukup terang agar tidak merusak mata anak. Orang tua juga dapat menambahkan lampu meja untuk belajar. 

    Anak yang sudah belajar membaca juga harus dibiasakan membaca di meja belajar, bukan di kasur. Belajar di kasur dapat merusak mata dan punggung anak, yang bisa menyebabkan postur tubuh anak menjadi bungkuk. "Terakhir, orang tua juga harus rutin mengganti seprai untuk kamar anak yang sehat," kata dokter Ariani.

    Artikel lain: 
    Kiat Merapikan Kamar Anak Versi KonMari 

    Pentingnya Setiap Anak Memiliki Kamar Sendiri 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.