Tak Selamanya Begadang Buruk buat Kesehatan, Ini 3 Kelebihannya

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita kerja malam. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita kerja malam. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Entah karena banyak pekerjaan atau kebiasaan lebih produktif di malam hari, banyak orang yang sering begadang. Meski kebiasaan tidur larut ini sering dikaitkan dengan masalah kesehatan, punya kebiasaan begadang ternyata tidak selamanya berdampak negatif.

    Buat yang cenderung punya kebiasaan beraktivitas di malam hari, begadang pun ternyata ada manfaatnya. Ini keunggulan yang mungkin Anda miliki.

    Artikel lain:
    Tak Selamanya MSG Buruk buat Kesehatan
    Konsumsi Jenis Lemak Apapun Berlebihan, Tak Baik untuk Kesehatan
    Cokelat Putih, Nikmat di Mulut, Baik buat Kesehatan
    Mengenal 11 Manfaat Super Cokelat Hitam bagi Kesehatan

    #Lebih cerdas dan kreatif
    Buat yang terlanjur hobi begadang, kebiasaan ini memang sulit dihilangkan. Hal ini mungkin karena jam biologis yang telah terprogram ataupun pengaruh genetik. Sebuah penelitan mengungkapkan bahwa seperempat penduduk di dunia secara genetik memang memiliki otak yang lebih aktif di malam hari. Buat yang nokturnal, fungsi otak kanannya cenderung lebih aktif dibandingkan dengan yang beraktivitas normal. Oleh karena itu, mereka yang suka begadang cenderung lebih kreatif dan cerdas.

    ADVERTISEMENT

    Sejalan dengan fakta tersebut, sebuah survei yang dipublikasikan pada situs psikologi PsyBlog menyebutkan bahwa rata-rata orang cerdas punya kecenderungan tidur lebih larut dan bangun lebih siang. Hal ini karena otak mereka lebih produktif dan memanfaatkan banyak waktu. Jadi tak heran, begadang jadi salah satu kebiasaan unik banyak orang cerdas di dunia.

    #Kemampuan penalaran induktif yang lebih baik
    Penalaran induktif merupakan salah satu kemampuan otak untuk menganalisis situasi, kemudian mengambil kesimpulan yang spesifik berdasarkan informasi umum dan mengaplikasikannya pada pengalaman yang serupa. Oleh karena kreativitas dan kemampuan imajinasi yang dikendalikan otak kanan, orang tipe nokturnal lebih aktif, dan hal ini memperkuat kemampuan penalarannya. Ketajaman penalaran induktif inilah yang mendorong seseorang yang produktif di malam hari mampu mencetuskan ide-ide kreatif ataupun manciptakan karya inovatif.

    #Punya daya tahan tubuh yang kuat
    Meski orang yang kebiasaan begadang tetap punya risiko mengalami gangguan kesehatan, faktanya daya tahan tubuh mereka tidak lebih buruk daripada yang punya kebiasaan tidur normal. Sistem kekebalan tubuh dan faktor hormonal seseorang memburuk jika tidak mampu mengatur pola tidur yang teratur.

    Orang yang suka bedagang bukan berarti tidak punya pola tidur yang teratur, hanya saja punya jam biologis sendiri. Jadi, sistem imun dan kesehatan tubuh mereka tetap terjaga. Bahkan, daya tahan tubuh orang tipe nokturnal bekerja lebih baik karena terbiasa aktif lebih lama sehingga mampu bekerja pada jam-jam yang biasanya orang telah tertidur.

    TEEN


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.