Keren, PM Selandia Baru Ajak Bayinya ke Sidang PBB

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mencium bayinya bernama Neve sebelum berbicara di KTT Perdamaian Nelson Mandela saat Sidang Umum PBB ke-73 di New York, 24 September 2018. REUTERS/Carlo Allegri

    Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mencium bayinya bernama Neve sebelum berbicara di KTT Perdamaian Nelson Mandela saat Sidang Umum PBB ke-73 di New York, 24 September 2018. REUTERS/Carlo Allegri

    TEMPO.CO, Jakarta - Perdana menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, hadir di sidang PBB. Sebagai seorang ibu dan PM Selandia Baru, Ardern tak mau meninggalkan tugas mengasuh buah hatinya.

    Karena itulah ia membawa serta putrinya, Neve Te Aroha, yang baru berusia 3 bulan ketika sedang bekerja. Neve menemani sang ibu di ruang sidang PBB kala jadi pembicara dalam Nelson Mandela Peace Summit di New York, Amerika Serikat, Senin, 24 September 2018.

    Artikel lain:
    Mengenal Khasiat Madu Manuka dari Selandia Baru
    Nurul Shamsul, Finalis Miss Universe Selandia Baru Main Rahasia
    5 Aktivitas Seru Menikmati Salju di Selandia Baru
    5 Pilihan Transportasi untuk Traveling Seru di Selandia Baru

    Suami Ardern, Clarke Gayford, juga turut serta. Ardern menggendong Neve sepanjang sidang dan menyerahkannya kepada Gayford kala gilirannya berbicara.

    ADVERTISEMENT

    Neve jadi bayi pertama yang menghadiri sidang PBB. Gayford juga memperlihatkan replika kartu identitas yang dibuat secara khusus untuk Neve. Ardern mengungkapkan ia tak punya aturan khusus merawat buah hatinya.

    "Hanya apakah dia cukup tidur dan saya ada untuk memberinya makan," ucapnya.

    Neve diasuh penuh oleh ayahnya yang seorang presenter televisi dan juga bapak rumah tangga. Namun, karena Ardern memberikan ASI, Neve akan ikut serta kemanapun ibunya bertugas. Ardern memprediksi suatu hari nanti mengasuh bayi di kantor akan jadi hal yang normal.

    TABLOIDBINTANG


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...