Meski Sudah Ribuan Tahun, Tradisi Kecantikan Ini Tetap Dipercaya

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi masker mentimun. shutterstock.com

    Ilustrasi masker mentimun. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Tradisi perawatan kecantikan telah ada selama ribuan tahun. Banyak putri raja menerapkan beberapa tradisi kecantikan tertentu yang dapat membuat kulit semakin sehat dan menawan.

    Menariknya, tradisi kecantikan tersebut ternyata masih sering dilakukan hingga sekarang. Bahkan banyak resep kecantikan sekarang yang terinspirasi dari tradisi-tradisi di zaman dulu. Berikut ini tiga tradisi kecantikan zaman dulu yang masih dilakukan hingga sekarang.

    Artikel lain:
    Manfaat Yogurt untuk Kecantikan
    Mengintip Cara Miranda Kerr Merawat Kecantikan
    Rahasia Priyanka Chopra Menjaga Kecantikan Berasal dari Ibunya
    Hati-hati, 3 Produk Kecantikan Ini Bisa Memberi Hasil Negatif

    #Menenangkan kulit dengan potongan mentimun
    Potongan mentimun memang sering menjadi andalan untuk menenangkan dan membuat wajah lebih segar. Resep kecantikan ini ternyata sudah ada sejak zaman nenek moyang. Sebelum mengaplikasikan mentimun ke kulit wajah, jangan lupa letakkan mentimun di dalam kulkas terlebih dulu.

    ADVERTISEMENT

    #Uap untuk wajah
    Menguapkan wajah juga telah diterapkan sejak zaman dulu. Kita tak perlu mahal-mahal melakukan uap wajah di salon, cukup melakukannya sendiri di rumah dengan mencampurkan lemon ke dalam air panas. Tradisi kecantikan ini sangat berguna untuk mengatasi pori-pori yang tersumbat.

    #Berendam dengan garam
    Tradisi kecantikan untuk tubuh yang cukup populer pada zaman dulu adalah berendam dengan garam mandi. Berendam dengan garam mandi pun memberi banyak manfaat, seperti mengobati penyakit kulit, menghilangkan bau badan, serta membuat otot-otot menjadi lebih rileks.

    TEEN


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pujian dan Kado Menghujani Greysia / Apriyani, dari Sapi hingga Langganan Berita

    Indonesia hujani Greysia / Apriyani dengan sanjungan dan hadiah. Mulai dari sapi, emas sungguhan, sampai langganan produk digital. Dari siapa saja?