Sebab Agatha Suci Pantang Pakai High Heels Saat Menyanyi

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Agatha Suci di kampanye #SiapaBilangGakBisa, di Jakarta Selatan, Selasa 14 Agustus 2018. TEMPO/Astari P Sarosa

    Agatha Suci di kampanye #SiapaBilangGakBisa, di Jakarta Selatan, Selasa 14 Agustus 2018. TEMPO/Astari P Sarosa

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Agatha Suci ternyata pantang pakai high heels atau sepatu dengan hak tinggi saat menyanyi di panggung. Padahal sebagian penyanyi justru menggunakan sepatu jinjit supata tubuhnya tampak tinggi dan kakinya terlihat jenjang ketika tampil.

    Baca juga:
    Cara Agatha Suci Merawat 100 Pasang Sepatunya

    Agatha Suci menjelaskan sebab dia enggan menggunakan high heels ketika menyanyi di panggung. Ibu dua anak ini mengatakan mengutamakan kenyamanan diri ketimbang mengorbankannya demi penampilan atau agar tampak cantik.

    “Kalau tampil menggunakan sepatu yang enak, maka kamu akan merasa nyaman dengan diri sendiri dan semakin percaya diri,” tutur Agatha Suci di Republic of Fritz Hansen, Jakarta Selatan, Kamis 20 September 2018.

    ADVERTISEMENT

    Agatha Suci. Tabloidbintang

    Ibu dari Kahlia Adinda dan Arsa Nuraga ini menjelaskan tugasnya sebagai seorang ibu juga menjadi alasan mengapa dia tidak suka menggunakan sepatu jinjit saat menyanyi. Menjadi ibu membuat Agatha Suci harus sigap dan siap bergerak setiap saat untuk memenuhi keperluan anak-anaknya.

    Menurut dia, high heels tidak menunjang pergerakan lincah yang dia butuhkan bahkan bisa memicu sakit pada kaki dan membuatnya pecah konsentrasi karena rasa sakit itu.

    Untuk pilihan sepatu flat, Agatha Suci cenderung ke sepatu ked atau sepatu yang datar yang bisa dilipat karena mudah dibawa. “Saya suka banget dengan sepatu yang mengutamakan kenyamanan,” tutur wanita 33 tahun ini.

    Artikel lainnya:
    Agatha Suci Kalap Kalau Lihat Diskon, Apa Saja yang Dibeli?


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.